kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jokowi ingin dana pengentasan kemiskinan ditambah


Senin, 02 Oktober 2017 / 17:10 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo siang ini menggelar Sidang Kabinet Paripurna untuk memberikan pengarahan kepada menterinya. Salah satu arahan yang dia berikan terkait anggaran 2018.

Jokowi ingin agar para menterinya bisa membuat perencanaan anggaran 2018 yang lebih fokus. Fokus yang dia minta, salah satunya selesaikan masalah kemiskinan.

Jokowi memerintahkan agar menterinya bisa betul- betul memperhatikan alokasi anggaran kemiskinan 2018. "Anggaran yang berkaitan dengan ini, saya minta diperhatikan betul dan ditambah," katanya.

Selain tambah anggaran, agar kemiskinan bisa turun dia juga memerintahkan menterinya untuk terus memperbaiki iklim investasi. Menurutnya, investasi penting.

Investasi bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat. "Jangan biarkan investasi, jangan biarkan investor, jangan biarkan pelaku-pelaku usaha ini wait and see. Dunia usaha harus didukung, harus difasilitasi, harus dibantu. Apapun itu, mereka yang bisa membuka lapangan pekerjaan yang bisa menyelesaikan masalah-masalah yang berkaitan dengan infrastruktur itu mereka," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×