kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Jokowi imbau ibu-ibu belanja di pasar daripada mal


Selasa, 20 Agustus 2013 / 21:00 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas pelayanan di kantor Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), Jakarta, Selasa (22/5). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/22/05/2018


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo saat menjadi pembicara dalam acara Halal Bihalal Keluarga Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta membicarakan mengenai penataan pasar di sejumlah lokasi di Jakarta.

Tujuan Joko Widodo menata pasar, seperti yang dilakukannya di pasar Pasar Tanah Abang, Jatinegara dan di Pasar Minggu sebagai upaya melaksanakan Perda tentang Ketertiban Umum.

"Kami ingin bangun Jakarta tertib hukum dan tertib sosial. Tidak bisa namanya jalan dipakai untuk jualan," ujar Joko Widodo dalam acara yang digelar di Auditorium Profesor Doktor Harun Nasution, UIN Jakarta, Tangerang Selatan, Selasa (20/8/2013).

Selain itu, pria yang akrab disapa Jokowi ini mengatakan merelokasi pedagang kaki lima ke dalam pasar juga dalam rangka memberikan kenyamanan kepada pembeli serta membudayakan pembeli lebih condong belanja ke pasar tradisional.

"Tidak apa-apa jalan ke mall. Tapi buat lihat-lihat. Kalau mau belanja ya ke pasar saja," ucap Jokowi. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×