kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Jokowi imbau ibu-ibu belanja di pasar daripada mal


Selasa, 20 Agustus 2013 / 21:00 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas pelayanan di kantor Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), Jakarta, Selasa (22/5). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/22/05/2018


Reporter: | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo saat menjadi pembicara dalam acara Halal Bihalal Keluarga Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta membicarakan mengenai penataan pasar di sejumlah lokasi di Jakarta.

Tujuan Joko Widodo menata pasar, seperti yang dilakukannya di pasar Pasar Tanah Abang, Jatinegara dan di Pasar Minggu sebagai upaya melaksanakan Perda tentang Ketertiban Umum.

"Kami ingin bangun Jakarta tertib hukum dan tertib sosial. Tidak bisa namanya jalan dipakai untuk jualan," ujar Joko Widodo dalam acara yang digelar di Auditorium Profesor Doktor Harun Nasution, UIN Jakarta, Tangerang Selatan, Selasa (20/8/2013).

Selain itu, pria yang akrab disapa Jokowi ini mengatakan merelokasi pedagang kaki lima ke dalam pasar juga dalam rangka memberikan kenyamanan kepada pembeli serta membudayakan pembeli lebih condong belanja ke pasar tradisional.

"Tidak apa-apa jalan ke mall. Tapi buat lihat-lihat. Kalau mau belanja ya ke pasar saja," ucap Jokowi. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×