kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Ini peruntukan anggaran pemulihan ekonomi senilai Rp 589,65 triliun


Kamis, 04 Juni 2020 / 13:52 WIB
ILUSTRASI. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenekeu Febrio Nathan Kacaribu


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Noverius Laoli

Adapun dari sisi supply side anggaran yang dialokasikan adalah sebesar Rp 384,45 triliun. Menurut Febrio anggaran ini ditujukan untuk menolong sektor usaha, serta agar para pelaku industri bisa tetap beroperasi dan bertahan.

Febrio berharap, adanya alokasi ini dapat membantu mengurangi angka pengangguran atau kasusnya tidak terjadi terlalu banyak.

"Ini yang berusaha untuk kami lakukan supaya dampak pengangguran ke krisis ini tidak terlalu berat," kata Febrio.

Baca Juga: Bujet penanganan corona Rp 677,2 triliun, Banggar DPR minta pemerintah-BI bagi beban

Secara rinci, anggaran ini digunakan untuk subsidi bunga sebesar Rp 35,28 triliun, penempatan dana untuk restrukturisasi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan padat karya sebesar Rp 82,2 triliun, dana penjaminan sebesar Rp 12 triliun, Penempatan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 15,5 triliun, serta dana talangan (investasi) untuk modal kerja sebesar Rp 19,65 triliun.

Kemudian untuk insentif perpajakan Rp 123,01 triliun, dukungan bagi pemerintah daerah (Pemda) Rp 14,7 triliun, pariwisata Rp 3,8 triliun, program padat karya K/L Rp 18,44 triliun, pembiayaan investasi kepada koperasi melalui LPDB KUMKM Rp 1 triliun, serta cadangan perluasan senilai Rp 58,87 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×