kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Cak Imin Akui Rentetan Musibah Picu Kemiskinan Ekstrem Baru


Kamis, 12 Februari 2026 / 19:30 WIB
Cak Imin Akui Rentetan Musibah Picu Kemiskinan Ekstrem Baru
ILUSTRASI. Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Tribunnews/Jeprima) Menko PM Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengatakan, rentetan musibah yang terjadi di Indonesia menambah jumlah kemiskinan ekstrem.


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengatakan, rentetan musibah yang terjadi di Indonesia menambah jumlah kemiskinan ekstrem.

Akan tetapi, Cak Imin menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan harus terus dilaksanakan agar kemiskinan hilang dari Indonesia. 

"Meskipun musibah demi musibah akan terus menambah jumlah kemiskinan ekstrem baru, tapi kita yakin, bahwa penanggulangan kemiskinan dengan melalui berbagai upaya," ujar Cak Imin dalam Launching Kolaborasi Indonesia Berdaya Ramadhan secara virtual di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (12/2/2026). 

"Kemiskinan tidak boleh lagi menjadi fakta yang terus menerus tanpa diatasi secara fundamental," ujar dia. 

Baca Juga: Menteri KP Sebut Progres Pembangunan Kampung Nelayan Mencapai 50%

Cak Imin menyampaikan, penanggulangan kemiskinan yang dikerjakan pemerintah terus menjadi bagian penting dari sejarah perjalanan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan. 

Hanya saja, dia mengakui bahwa hampir tidak pernah target-target tersebut dipenuhi dengan baik oleh pemerintah. 

"Pengalaman 20 tahun terakhir, bahkan 55 tahun terakhir, kita mengalami berbagai kegagalan yang fundamental, di dalam pendekatan, cara kerja, termasuk pada wilayah strategi penanggulangan kemiskinan," ujar Cak Imin. 

Cak Imin menyebutkan, pemerintah tidak ingin mengulangi kegagalan dalam memberantas kemiskinan. 

Dia mengajak semua pihak untuk tidak mengulangi kegagalan tersebut, dan harus sukses dalam menanggulangi kemiskinan dan mewujudkan kesejahteraan.

"Tidak ada kegagalan yang perlu kita ulangi, kecuali menjadi pembelajaran untuk kita hindari berbagai kegagalan. Meskipun hari ini tingkat kemiskinan relatif terus menurun, sampai pada angka 8,25 persen di September 2025," kata Cak Imin. 

"Namun hasil ini tidak artinya, dan bahkan menghadapi tantangan ke depan yang serius apabila kita tidak menghadirkan pemberdayaan yang utuh bagi masyarakat kita," ujar dia.

Baca Juga: Perputaran Uang Haji Rp 40 Triliun, Pemerintah Dorong Transaksi dengan QRIS

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/02/12/19152241/cak-imin-sebut-musibah-tambah-kemiskinan-ekstrem-tetapi.

Selanjutnya: Inspeksi Ungkap Penggunaan Minyak Tak Layak dan Tomat Busuk di McDonald’s Jaipur

Menarik Dibaca: Makuku Luncurkan Comfort Fit, Popok Tipis Anti Bocor untuk Anak Aktif Sepanjang Hari

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×