kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ini alasan Jokowi fokus kembangkan sektor maritim


Jumat, 07 November 2014 / 11:47 WIB
ILUSTRASI. Kode Redeem FF Hari ini 25 Mei 2023, Ada Reward Mulai dari Room Card hingga Pet


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Kemaritiman menjadi fokus pembangunan pemerintahan Jokowi. Oleh karena itu Mantan Gubernur DKI Jakarta ini ingin membangun sektor laut.

Langkah ini didasari karena 2/3 wilayah Indonesia adalah air. Maka dari itu kekuatan Indonesia sebenarnya ada di laut. Lautan Indonesia memberikan potensi yang sangat besar bagi Indonesia. Hanya saja saat ini potensi ikan yang ada di Indonesia masih buruk pengelolaannya.

Jokowi bercerita, lautan di sekitar Maluku pada malam hari seperti pasar malam. Banyak kapal yang melakukan penangkapan ikan. " Saya yakin 90% itu gak ada ijinnya. Habis menguras sumber daya laut ikan kita," ujarnya dalam KOMPAS 100 CEO Forum di Jakarta, Jumat (7/11).

Jangan sampai ikan-ikan yang ada di lautan Indonesia bisa terlepas dan diambil oleh negara orang. Yang akan rugi adalah Indonesia sendiri. Alhasil, ekonomi Indonesia bisa tidak terdongkrak naik.

Maka dari itu, untuk memberdayakan kelautan, Jokowi berjanji akan mengalihkan anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM) selain ke sektor pertanian juga kepada nelayan. Subsidi ini bisa diberikan untuk pembelian mesin-mesin kapal nelayan. " Agar nelayan juga bisa tergerak pada usaha produktif," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×