kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

KKP ajak perguruan tinggi berinovasi di maritim


Jumat, 24 Oktober 2014 / 16:40 WIB
ILUSTRASI. Kenali beberapa tanda seseorang berada pada situasi FOMO (Fear of Missing Out) berikut ini, salah satunya kecanduan bermain ponsel.


Reporter: Handoyo | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengajak perguruan tinggi untuk turut serta mengembangkan teknologi kelautan untuk memaksimalkan potensi kelautan yang dimiliki Indonesia. Pengembangan teknologi kelautan harus memperoleh prioritas sangat tinggi dalam agenda penelitian dan penerapan teknologi di perguruan tinggi. 

Sektor kelautan senantiasa membutuhkan inovasi baru, sehingga pengembangan dan pemanfaatan teknologi tepat guna akan membuat Indonesia menjadi negara kepulauan yang mandiri, maju, dan kuat. Sekretaris Jenderal KKP Sjarief Widjaja mengatakan, pemerintah membutuhkan dukungan riset dan teknologi dari perguruan tinggi. 

Dalam membangun maritim, KKP memfokuskan pada 7 prioritas strategi. Antara lain, menciptakan iklim investasi usaha kelautan yang kondusif dan efisien.Membangun kawasan ekonomi kelautan secara terpadu dengan menggunakan prinsip blue economy.

Juga prioritas mengembangkan dunia usaha di bidang kelautan nasional yang berdaya saing dan bertaraf internasional serta mengoptimalkan penyediaan fasilitas infrastruktur. Pengembangan kemitraan kelautan yang saling menguntungkan  antara UMKM)dengan usaha desa, dan pengembangan kota bandar dunia. Juga upaya perluasan kerja sama ekonomi dengan negara mitra.

"Indonesia sudah memiliki pondasi untuk membangun sektor maritim guna memaksimalkan peningkatan ekonomi. Salah satunya yakni UU Kelautan," kata Sjarief dalam siaran persnya, Jumat (24/10).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×