kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Inflasi Oktober 2014 mencapai 0,47%


Senin, 03 November 2014 / 11:49 WIB
ILUSTRASI. Layanan digital BSI sempat terganggu, diduga karena serangan siber. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/tom.


Reporter: Uji Agung Santosa | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi pada Oktober 2014 sebesar 0,47%. Dari 82 kota yang disurvei, sebanyak 74 kota mengalami inflasi dan 8 kota mengalami deflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Tual sebesar 2,18% dan terendah terjadi di Mamuju sebesar 0,06%. Untuk deflasi tertinggi terjadi di Sorong sebesar 1,08%dan terendah terjadi di Tanjung 
Pandan sebesar 0,12%.

Catatan BPS menunjukkan, sumbangan inflasi tertinggi terutama pada kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 1,04%. Untuk kelompok bahan makanan menyumbangf 0,25%, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,43%, kelompok sandang 0,21%, kelompok kesehatan 0,60%, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga 0,23%, serta kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 0,16%.

Dengan inflasi sebesar 0,47% (mtm), maka tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Oktober) 2014 sebesar 4,19% dan tingkat inflasi tahun ke tahun atau Oktober 2014 terhadap Oktober 2013 sebesar 4,83%.

Dalam siaran persnya juga disebutkan, inflasi inti pada Oktober 2014 mengalami kenaikan sebesar 0,27% dengan inflasi inti tahun kalender 3,46%, dan dari tahun ke tahun sebesar 4,02%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×