CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

BI: BBM naik, inflasi tahun ini bisa tembus 9%


Kamis, 30 Oktober 2014 / 11:44 WIB
ILUSTRASI. Ketahui 4 Efek Buruk Dehidrasi pada Tubuh, Bisa Hingga Kejang!


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Pemerintah memastikan akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) pada tahun ini. Kenaikan harga pasti akan diikuti dengan inflasi.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan kalau ada kenaikan harga BBM tahun ini maka akan ada tambahan inflasi sebesar 3,68%. BI sendiri perkirakan inflasi hingga akhir tahun 2014 akan mencapai 5,2%.

Jadi apabila ada kenaikan BBM, secara total inflasi akan bisa mencapai 9%. Menurut Agus, apabila pemerintah menaikkan harga BBM tahun ini tidak menjadi masalah. " Secara fiskal lebih sehat," ujar Agus di Jakarta, Kamis (30/10).

Dengan menaikkan harga BBM maka pemerintah bisa merelokasi anggaran yang kurang produktif ke anggaran yang lebih produktif. "Ini reformasi yang ditunggu masyarakat dunia. Mereka melihat Indonesia," tandasnya. Sebagai informasi, inflasi tahun kalender pada bulan September 2014 tercatat 3,71% dengan inflasi tahun ke tahun (yoy) pada posisi 4,53%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×