kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BI: BBM naik, inflasi tahun ini bisa tembus 9%


Kamis, 30 Oktober 2014 / 11:44 WIB
ILUSTRASI. Ketahui 4 Efek Buruk Dehidrasi pada Tubuh, Bisa Hingga Kejang!


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Pemerintah memastikan akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) pada tahun ini. Kenaikan harga pasti akan diikuti dengan inflasi.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan kalau ada kenaikan harga BBM tahun ini maka akan ada tambahan inflasi sebesar 3,68%. BI sendiri perkirakan inflasi hingga akhir tahun 2014 akan mencapai 5,2%.

Jadi apabila ada kenaikan BBM, secara total inflasi akan bisa mencapai 9%. Menurut Agus, apabila pemerintah menaikkan harga BBM tahun ini tidak menjadi masalah. " Secara fiskal lebih sehat," ujar Agus di Jakarta, Kamis (30/10).

Dengan menaikkan harga BBM maka pemerintah bisa merelokasi anggaran yang kurang produktif ke anggaran yang lebih produktif. "Ini reformasi yang ditunggu masyarakat dunia. Mereka melihat Indonesia," tandasnya. Sebagai informasi, inflasi tahun kalender pada bulan September 2014 tercatat 3,71% dengan inflasi tahun ke tahun (yoy) pada posisi 4,53%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×