kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.923   27,00   0,16%
  • IDX 7.164   -138,03   -1,89%
  • KOMPAS100 989   -24,52   -2,42%
  • LQ45 732   -14,72   -1,97%
  • ISSI 252   -6,20   -2,41%
  • IDX30 398   -8,38   -2,06%
  • IDXHIDIV20 499   -11,65   -2,28%
  • IDX80 112   -2,43   -2,13%
  • IDXV30 136   -1,81   -1,31%
  • IDXQ30 130   -3,03   -2,28%

Inflasi Maret 2025 Capai 1,65%, Ini Faktor Pendorongnya


Selasa, 08 April 2025 / 11:19 WIB
Inflasi Maret 2025 Capai 1,65%, Ini Faktor Pendorongnya
ILUSTRASI. BPS mencatat inflasi bulanan sebesar 1,65% pada Maret 2025 dan inflasi tahunan capai 1,03%


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami inflasi sebesar 1,65% secara bulanan alias month to month (mom) pada Maret 2025.

Ini berbeda jika dibandingkan pada kondisi Februari 2025 yang mengalami deflasi sebesar 0,48% mtm.

"Tingkat inflasi Maret 2025 lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya dan Maret 2024," ujar Deputi Bidang Statistik Produksi BPS,  M.Habibullah dalam Konferensi Pers di Jakarta, Senin (8/4).

Ia mengatakan bahwa inflasi pada Maret 2025 ini terutama didorong oleh inflasi kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga.

Baca Juga: BPS Catat Deflasi Sebesar 0,76% pada Januari 2025

Kelompok tersebut pada Maret 2025 mencatat inflasi sebesar 8,45% mom dengan andil inflasi sebesar 1,18%.

"Komoditas yang dominan mendorong inflasi adalah tarif listrik yang memberikan andil inflasi sebesar 1,18%," katanya. 

Sementara komoditas lain yang memberikan andil inflasi adalah bawang merah dengan andil inflasi sebesar 0,11%, cabai rawit sebesar 0,06%, emas perhiasan sebesar 0,05% dan daging ayam ras dengan andil 0,03%.

Dengan inflasi bulan tersebut, inflasi tahunan Indonesia mencapai 1,03% di bulan Maret 2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×