kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Inflasi Maret 2025 Capai 1,65%, Ini Faktor Pendorongnya


Selasa, 08 April 2025 / 11:19 WIB
Inflasi Maret 2025 Capai 1,65%, Ini Faktor Pendorongnya
ILUSTRASI. BPS mencatat inflasi bulanan sebesar 1,65% pada Maret 2025 dan inflasi tahunan capai 1,03%


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami inflasi sebesar 1,65% secara bulanan alias month to month (mom) pada Maret 2025.

Ini berbeda jika dibandingkan pada kondisi Februari 2025 yang mengalami deflasi sebesar 0,48% mtm.

"Tingkat inflasi Maret 2025 lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya dan Maret 2024," ujar Deputi Bidang Statistik Produksi BPS,  M.Habibullah dalam Konferensi Pers di Jakarta, Senin (8/4).

Ia mengatakan bahwa inflasi pada Maret 2025 ini terutama didorong oleh inflasi kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga.

Baca Juga: BPS Catat Deflasi Sebesar 0,76% pada Januari 2025

Kelompok tersebut pada Maret 2025 mencatat inflasi sebesar 8,45% mom dengan andil inflasi sebesar 1,18%.

"Komoditas yang dominan mendorong inflasi adalah tarif listrik yang memberikan andil inflasi sebesar 1,18%," katanya. 

Sementara komoditas lain yang memberikan andil inflasi adalah bawang merah dengan andil inflasi sebesar 0,11%, cabai rawit sebesar 0,06%, emas perhiasan sebesar 0,05% dan daging ayam ras dengan andil 0,03%.

Dengan inflasi bulan tersebut, inflasi tahunan Indonesia mencapai 1,03% di bulan Maret 2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×