kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.880.000   40.000   1,41%
  • USD/IDR 17.161   -13,00   -0,08%
  • IDX 7.556   -37,72   -0,50%
  • KOMPAS100 1.041   -8,43   -0,80%
  • LQ45 745   -11,16   -1,48%
  • ISSI 274   -1,28   -0,47%
  • IDX30 400   -1,79   -0,45%
  • IDXHIDIV20 486   -3,78   -0,77%
  • IDX80 116   -1,33   -1,13%
  • IDXV30 139   0,38   0,27%
  • IDXQ30 128   -1,31   -1,01%

Indonesia Tetap Pegang Politik Luar Negeri Bebas Aktif di Tengah Ketegangan Global


Selasa, 10 Maret 2026 / 07:14 WIB
Indonesia Tetap Pegang Politik Luar Negeri Bebas Aktif di Tengah Ketegangan Global
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia memegang teguh politik luar negeri bebas aktif


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia terus memegang teguh prinsip politik luar negeri bebas aktif di tengah dinamika konflik global yang makin kompleks.

Menurut Prabowo, Indonesia telah berada pada jalur yang benar untuk tidak memihak dan menghormati semua kekuatan seluruh negara.

“Kita berada di jalur tidak memihak. Kita selalu berada di jalur bebas aktif, nonblok. Kita tidak ingin ikut blok mana pun. Kita menghormati semua kekuatan. Kita menghormati semua negara. Itulah Indonesia,” ucap Prabowo dalam keterangan resminya, Senin (9/3/2026).

Presiden menyampaikan bahwa dunia saat ini tengah menghadapi situasi yang penuh ketidakpastian akibat berbagai konflik yang terjadi di sejumlah kawasan. Menurutnya, eskalasi ketegangan di kawasan menjadi contoh nyata bahwa situasi global saat ini berada dalam kondisi yang penuh tantangan.

Baca Juga: Ada Konflik AS-Iran, Prabowo Serukan Kemandirian Pangan dan Energi Energi

“Di mana-mana meletus perang, hampir di semua kawasan di dunia, terutama di kawasan Timur Tengah. Beberapa saat yang lalu kita menyadari ada perang yang besar di Eropa, di Ukraina. Sekarang hampir seluruh Timur Tengah terkena. Walaupun kita berada secara geografis jauh dari tempat itu, tapi bumi kita sudah menjadi sesungguhnya kecil,” katanya.

Sikap Indonesia yang tidak memihak blok manapun, menurut Presiden merupakan cerminan dari nilai kebangsaan Indonesia yang menjunjung tinggi keberagaman dan persatuan.

Prinsip Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi fondasi kehidupan nasional juga tercermin dalam cara Indonesia membangun hubungan dengan negara-negara lain di dunia.

“Kita menghormati semua bangsa, menghormati semua agama, menghormati semua ras, menghormati semua kelompok etnis. Inilah yang membuat Indonesia sekarang menikmati kondisi yang damai. Kita bisa hidup berdampingan ratusan kelompok etnis, tapi kita bisa rukun,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×