kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.900   -39,00   -0,22%
  • IDX 6.406   61,82   0,97%
  • KOMPAS100 844   11,63   1,40%
  • LQ45 640   9,07   1,44%
  • ISSI 222   2,51   1,15%
  • IDX30 359   4,97   1,40%
  • IDXHIDIV20 438   4,44   1,03%
  • IDX80 96   1,40   1,47%
  • IDXV30 120   0,89   0,74%
  • IDXQ30 114   1,32   1,17%

Indonesia tak butuh BUMN lagi bila sudah jadi negara besar?


Sabtu, 04 Juli 2020 / 08:10 WIB


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

"Ini yang di beberapa negara seperti di Amerika agak berbeda, karena mungkin memang daya belinya sudah tinggi, jadi tidak perlu lagi subsidi listrik, pupuk, dan lain-lain Tapi karena daya beli di Indonesia masih rendah, keberadaan BUMN ini lebih impactfull," papar Erick.

Erick pun tak menjadikan penugasan yang diberikan pemerintah ke BUMN sebagai sesuatu yang membebani.

Baca Juga: Erick Thohir bakal gabungkan bank syariah BUMN pada Februari 2021

Ia menilai penugasan itu sebagai salah satu kelebihan BUMN jika dibanding swasta.

"Karena nggak mungkin lah suruh swasta untuk melakukan penugasan yang tidak ada kekuatan bisnisnya di awal. Penugasan ini yang jadi kekuatan BUMN," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×