kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Indonesia mendapat bantuan pesawat untuk bencana Sulteng


Kamis, 04 Oktober 2018 / 21:32 WIB
ILUSTRASI. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho


Reporter: Abdul Basith | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia mendapatkan bantuan pesawat dari sejumlah negara untuk membantu korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Beberapa pesawat bantuan tersebut sudah tiba di Indonesia. Pesawat tersebut dipakai untuk kebutuhan pengangkutan logistik.

"Ada bantuan pesawat akan dilakukan untuk pengangkutan logistik," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho pada acara Forum Merdeka Barat (FMB) 9, Kamis (4/10).

Bantuan dari luar negeri memang sebelumnya sudah mulai dibuka. Sutopo bilang bantuan luar negeri yang masuk akan berkoordinasi dengan Menteri Luar Negeri (Menlu).

Nantinya akan ada Satuan Tugas (Satgas) yang dibentuk untuk mengurus bantuan luar negeri. Sementara Balikpapan dan Jakarta akan menjadi pos untuk penerimaan bantuan luar negeri tersebut.

Negara yang memberikan bantuan pesawat antara lain adalah Singapura, Korea Selatan, Inggris, India, Malaysia, Jepang, dan Qatar. Selain pesawat akan terdapat sejumlah bantuan lain yang masuk.

"Nantinya juga ada bantuan genset, tenda, dan water treatment," terang Sutopo.

Selain bantuan dari luar negeri, bantuan dari dalam negeri pun masih terus berdatangan. Sutopo bilang bantuan logistik terus berdatangan baik melalui jalur udara, laut, mau pun darat.

Kendaraan tersebut tidak hanya memasok kebutuhan logistik ke Sulteng. Namun juga untuk evakuasi bagi korban yang ingin meninggalkan daerah bencana tersebut.

"Logistik terus berdatangan, setelah memasok logistik juga mengevakuasi masyarakat yang ingin keluar," jelas Sutopo.

Sementara pendistribusian logistik diungkapkan Sutopo berjalan dengan baik. Distribusi logistik dikawal oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×