kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Indeks Manufaktur Turun pada September, Kemenkeu Yakin Ekonomi Akan Ekspansif Lagi


Rabu, 01 Oktober 2025 / 15:51 WIB
Indeks Manufaktur Turun pada September, Kemenkeu Yakin Ekonomi Akan Ekspansif Lagi
ILUSTRASI. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu, Febrio Nathan Kacaribu. Kemenkeu optimistis kinerja manufaktur akan kembali menguat pada periode mendatang, didukung berbagai strategi yang dilakukan pemerintah.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Aktivitas manufaktur Indonesia mencatat ekspansi tipis pada bulan September 2025. 

Indeks Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur yang dirilis S&P Global berada di level 50,4, melambat dari 51,5 pada Agustus 2025.

Meski mengalami perlambatan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menilai kondisi tersebut hanya bersifat sementara dan prospek sektor manufaktur masih solid.

Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio Nathan Kacaribu mengatakan bahwa penurunan ini dipengaruhi oleh faktor sosial pada September 2025.

Baca Juga: PMI Manufaktur Indonesia Turun Ke Level 50,4, Ada Peluang Indeks Kontraksi Lagi

"Kalau saya melihatnya, ini bulan September, kan kemarin kita banyak faktor sosial. Tapi dengan demikian pun tetap kita bisa ekspansif," ujar Febrio kepada awak media di Jakarta, Rabu (1/10/2025).

Ia menegaskan bahwa pemerintah telah menggelontorkan banyak likuiditas, mempercepat realisasi belanja, serta mendorong penciptaan lapangan kerja untuk menjaga momentum ekonomi. 

Baca Juga: Kemenperin Ungkap Penyebab IKI September 2025 Turun 0,53 Poin Jadi 53,02

Dengan langkah tersebut, Febrio optimistis kinerja manufaktur akan kembali menguat pada periode mendatang.

"Untuk bulan-bulan berikutnya harusnya lebih bagus lagi," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×