kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Indef: Saatnya fokus ke sektor manufaktur


Rabu, 27 September 2017 / 20:27 WIB


Reporter: Choirun Nisa | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Sejak memasuki awal tahun ini hingga sekarang, angka ekspor Indonesia terus tumbuh. Membaiknya pertumbuhan ekspor didukung dengan membaiknya harga komoditas global.

"Banyak yang membutuhkan barang, energi, timah, dan tembaga dari Indonesia, jadi makin surplus, apalagi dengan global yang membaik dan Uni Eropa yang sudah tidak terlalu pusing dengan Brexit," ujar Ekonom Indef Berly Martawardaya ketika ditemui di Hotel Akmani, Jakarta pada Rabu (27/9).

Berly mengatakan, momen ini seharusnya digunakan pemerintah untuk melebarkan sayap ekspor ke bidang lainnya, yakni industri dan teknologi. Selama ini, industri manufaktur di Indonesia masih sering membeli impor ketimbang memproduksi. Begitu pula dari segi teknologi.

"Padahal anak-anak bangsa kita mampu sebenarnya. Jadi seharusnya kita tak merasa aman, tapi terus berkembang ke arah industrialisasi dan high-technology," kata Berly. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×