kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Indef: Saatnya fokus ke sektor manufaktur


Rabu, 27 September 2017 / 20:27 WIB


Reporter: Choirun Nisa | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Sejak memasuki awal tahun ini hingga sekarang, angka ekspor Indonesia terus tumbuh. Membaiknya pertumbuhan ekspor didukung dengan membaiknya harga komoditas global.

"Banyak yang membutuhkan barang, energi, timah, dan tembaga dari Indonesia, jadi makin surplus, apalagi dengan global yang membaik dan Uni Eropa yang sudah tidak terlalu pusing dengan Brexit," ujar Ekonom Indef Berly Martawardaya ketika ditemui di Hotel Akmani, Jakarta pada Rabu (27/9).

Berly mengatakan, momen ini seharusnya digunakan pemerintah untuk melebarkan sayap ekspor ke bidang lainnya, yakni industri dan teknologi. Selama ini, industri manufaktur di Indonesia masih sering membeli impor ketimbang memproduksi. Begitu pula dari segi teknologi.

"Padahal anak-anak bangsa kita mampu sebenarnya. Jadi seharusnya kita tak merasa aman, tapi terus berkembang ke arah industrialisasi dan high-technology," kata Berly. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×