kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 17.765   12,00   0,07%
  • IDX 6.600   74,46   1,14%
  • KOMPAS100 864   11,98   1,41%
  • LQ45 654   10,59   1,64%
  • ISSI 230   0,99   0,43%
  • IDX30 366   6,01   1,67%
  • IDXHIDIV20 452   8,85   2,00%
  • IDX80 98   1,48   1,52%
  • IDXV30 125   1,21   0,98%
  • IDXQ30 117   2,14   1,86%

Impor RI Naik 15,24% Tembus US$ 111,33 Miliar Hingga Mei, Dipicu Impor Bahan Baku


Rabu, 01 Juli 2026 / 16:05 WIB
Impor RI Naik 15,24% Tembus US$ 111,33 Miliar Hingga Mei, Dipicu Impor Bahan Baku
ILUSTRASI. Realisasi arus peti kemas IPC awal triwulan II 2026 (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia sepanjang Januari–Mei 2026 mengalami peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, didorong oleh kenaikan impor bahan baku penolong 

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menyampaikan total nilai impor Indonesia pada Januari–Mei 2026 mencapai US$ 111,33 miliar, atau tumbuh 15,24% dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

“Nilai impor Januari–Mei 2026 tercatat sebesar US$ 111,33 miliar, meningkat 15,24% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” ujar Ateng dalam konferensi pers, Rabu (1/7/2026).

Baca Juga: Melihat Peran Nikotin dalam Upaya Menurunkan Prevalensi Merokok

Dari sisi komposisi, impor migas tercatat sebesar US$ 17,45 miliar atau naik 27,89% secara tahunan. Sementara itu, impor nonmigas mencapai US$ 93,88 miliar, tumbuh 13,16% dibandingkan periode Januari–Mei 2025.

Ateng menjelaskan, peningkatan impor terjadi pada seluruh golongan penggunaan, dengan bahan baku penolong menjadi penyumbang utama kenaikan.

Nilai impor bahan baku/penolong tercatat sebesar US$ 79,40 miliar atau naik 14,41% yoy dan memberikan andil sebesar 10,35% terhadap total kenaikan impor.

“Kenaikan impor bahan baku penolong terutama berasal dari komoditas seperti bahan bakar mineral, garam, belerang, batu, dan semen (HS25), serta serealia (HS10),” jelasnya.

Selain bahan baku/penolong, impor barang konsumsi juga naik 17,05% menjadi US$ 9,81 miliar, dan barang modal naik 17,53% yoy menjadi US$ 22,12 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×