Reporter: Siti Masitoh | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID – MADINAH. Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) mengimbau agar jemaah haji Indonesia menjaga kondisi fisik. Pasalnya suhu di Makkah dan Madinah bisa mencapai 38 hingga 44 derajat celcius.
Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha menyarankan agar jemaah haji menghindari kelelahan, memperbanyak konsumsi air putih, menggunakan pelindung diri seperti payung dan topi, serta segera melapor kepada petugas kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan.
“Dengan suhu di Madinah dan Makkah berkisar antara 38 derajat hingga 44 derajat celcius, kedisiplinan menjaga kesehatan menjadi sangat penting agar jemaah dapat menjalankan ibadah secara optimal,” tutur Ichsan dalam konferensi pers, Minggu (10/5/2026).
Baca Juga: Capital Outflow Diperkirakan Meningkat di Kuartal II, Bisa Tekan Rupiah dan Yield SBN
Dari sisi layanan kesehatan, Ichsan membeberkan, pihaknya terus memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal bagi seluruh jemaah haji Indonesia, baik melalui layanan promotif, preventif, maupun kuratif.
Hingga saat ini total jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) sebanyak 170 orang, dan total jemaah dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi sebanyak 352 orang, dan sebanyak 77 jemaah masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi.
“Petugas kesehatan terus melakukan pemantauan aktif, edukasi kesehatan, serta pendampingan khusus bagi jemaah lansia, disabilitas, dan jemaah dengan komorbid atau resiko tinggi,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













