kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Ignatius diminta Anas urus sertifikat Hambalang


Kamis, 28 Juni 2012 / 16:53 WIB
ILUSTRASI. Pedagang beras di Pasar Kebayoran Lama Jakarta


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can


JAKARTA. Anggota Komisi II DPR Ignatius Mulyono mengaku pernah diminta oleh Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum untuk membantu proses penyelesaian tanah Hambalang yang tak kunjung selesai. Dia mengatakan permintaan itu bukanlah perintah.

"Saya hanya diminta menanyakan proses tanah yang tidak selesai-selesai. Istilah kata perintah bukan dari saya. Saya katakan saya hanya diminta tolong ketua fraksi," tutur Ignatius, Kamis (28/6).

Sebelum menjadi Ketua Umum Partai Demokrat, Anas pernah menjadi Ketua Fraksi Demokrat. Ketika itu, Anas menjadi anggota Komisi X DPR.

Pernyataan Ignatius ini berbeda dengan sebelumnya. Dia mengaku pernah menerima perintah dari Anas untuk mengurus sertifikat tanah di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Ignatius juga sempat mengaku berperan aktif mengurusnya ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) pada akhir 2009.

"Saya ini sebagai anggota fraksi yang loyal pada pimpinan. Siapapun menjadi anggota fraksi pasti akan melakukan apa yang diperintahkan pimpinan fraksi. Saya orang Komisi II bidang pertanahan," kata Ignatius.

Anas sendiri telah membantah pertanyaan Ignatius ini. Dia mengaku tidak pernah memerintahkan Ignatius mengurus sertifikat tanah Hambalang tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×