kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Hari ketiga larangan mudik, 14.751 penumpang lakukan perjalanan non-mudik


Minggu, 09 Mei 2021 / 23:09 WIB
ILUSTRASI. Suasana sepi dari para pemudik terlihat di Stasiun Pasar Senen, jakarta, kamis (6/5/2021).


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan terdapat 14.751 penumpang yang melakukan perjalanan non-mudik di 14 simpul transportasi utama pada Sabtu (8/5) atau di ketiga masa peniadaan mudik.

"Jumlah ini mengalami penurunan 5,24% dibandingkan dengan jumlah pergerakan di hari sebelumnya Jumat (7/5), yaitu sebanyak 15.566 penumpang berangkat dari 14 simpul transportasi utama tersebut,” ujar Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dalam keterangan tertulis, Minggu (9/5).

Adapun, dari data yang dihimpun dari Posko Terpadu Pengendalian Transportasi Pada Masa Mudik Idul Fitri 2021, per Minggu (9/5) pukul 05.00 WIB,  jumlah penumpang berangkat di 14 simpul transportasi utama pada Sabtu (8/5) antara lain:

Baca Juga: Epidemiolog ingatkan kesiapsiagaan hadapi potensi kenaikan kasus Corona pasca lebaran

Untuk transportasi Darat baik Bus dan Angkutan Penyeberangan:

- Terminal Pulogebang, Jakarta sebanyak 39 penumpang.

- Terminal Kalideres, Jakarta sebanyak 45 penumpang.

- Terminal Tirtonadi, Solo sebanyak 315 penumpang.

- Pelabuhan Penyeberangan Merak, Banten  sebanyak 3.050 penumpang.

- Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung  sebanyak 2.509 penumpang.

- Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Banyuwangi sebanyak 667 penumpang.

- Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Bali sebanyak 1.470 penumpang.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×