kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.122.000   -13.000   -0,41%
  • USD/IDR 16.902   8,00   0,05%
  • IDX 7.940   -77,07   -0,96%
  • KOMPAS100 1.111   -13,95   -1,24%
  • LQ45 806   -6,90   -0,85%
  • ISSI 283   -3,09   -1,08%
  • IDX30 427   -2,07   -0,48%
  • IDXHIDIV20 519   1,40   0,27%
  • IDX80 125   -1,34   -1,06%
  • IDXV30 141   0,27   0,19%
  • IDXQ30 137   -0,41   -0,30%

Harga landai, bea keluar CPO Juli 2014 turun 1,5%


Jumat, 27 Juni 2014 / 16:11 WIB
Harga landai, bea keluar CPO Juli 2014 turun 1,5%
ILUSTRASI. Promo Alfamart Edisi Body Care Periode 16-31 Januari 2023.


Reporter: Handoyo | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemdag) menetapkan bea keluar (BK) untuk minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) pada bulan Juli mendatang sebesar 10,5%. BK tersebut lebih rendah dibandingkan bulan Juni ini sebesar 12%.

Bachrul Chairi Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan mengatakan, penurunan BK tersebut tidak lain dikarenakan oleh harga CPO yang melandai pada bulan Juni ini. "BK Sawit (CPO) turun dari bulan sebelumnya menjadi 10,5%," kata Bachrul, Jumat (27/6).

Sebelumnya, Fadhil Hasan Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) memperkirakan, harga CPO pada tahun ini akan sulit menembus US$ 1.000 per ton. Dia bilang, harga CPO yang akan terbentuk sepanjang tahun ini menurut Fadhil berada dikisaran US$ 800 per ton-US$ 900 per ton.

Agar dapat bersaing, Fadhil mengharap pemerintah melakukan evaluasi terhadap penerapan BK CPO di dalam negeri. Pasalnya, pada bulan Juli ini Malaysia menetapkan BK CPO hingga 5%. "Kami menyarankan untuk merevisi BK CPO, skemanya seperti di Malaysia," ujar Fadhil. BK

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×