kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Golkar: Kita tahu bahwa kita bukan pemenang


Kamis, 15 Mei 2014 / 09:30 WIB
Golkar: Kita tahu bahwa kita bukan pemenang
ILUSTRASI. Manfaat beras merah untuk kesehatan.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Partai Golkar belum menentukan arah koalisi di pemilihan presiden 2014, meski telah melakukan komunikasi politik dengan sejumlah partai.

Wakil Ketua Umum Golkar Fadel Muhammad juga belum dapat memastikan koalisi partainya dengan PDIP. "Saya kira ini proses waktu yang akan menentukan. Saya engga bisa mengatakan sekarang kita engga bisa wapres, atau menteri. Sekarang kita baiknya rapatkan barisan, apa yg mau kita bidik," kata Fadel di Jakarta, Rabu (14/5/2014).

Fadel meminta semua pihak menunggu terlebih dahulu. Sebab, dalam waktu dekat Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan bertemu yang mengarah pada kerja sama di Pilpres 2014.

"Di 2009, kita last minutes, kita enggak gegabah, Golkar tahu diri, kita bukan pemenang, kita akan menempatkan posisi," tuturnya.

Mengenai posisi Ical apakah diusung menjadi calon wakil presiden, Fadel mengatakan hal itu melanggar keputusan Rapimnas. Putusan Rapimnas menyebut Ical dicalonkan sebagai calon presiden.

Sehingga untuk mengubah hal itu harus diputuskan pada rapimnas selanjutnya yang digelar Golkar pada pertengahan Mei 2014. Termasuk nama-nama seperti Akbar Tandjung dan Jusuf Kalla yang digadang-gadang sebagai cawapres.

"Kita pemenang dua pemilu, kita punya kader, lebih baik bergabung, kalo koalisi PDIP-Golkar, saya rasa akan lebih baik. Ical sering menyampaikan secara terbuka, tapi Ical akan taat azas, amanat rapimnas engga boleh dihilangkan begitu saja," imbuhnya. (Ferdinand Waskita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×