kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Gerindra akui Demokrat potensial diajak berkoalisi


Kamis, 27 Juli 2017 / 13:37 WIB


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Pergerakan politik di tanah air semakin agresif. Partai penentang Undang-Undang Pemilu nampaknya makin mesra merapatkan barisan.

Kamis (27/7) pukul 20.30 WIB, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) akan menyambangi Cikeas untuk bersilaturahmi dengan Partai Demokrat.

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu dengan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan, pertemuan kedua partai besar tersebut sebagai salah satu langkah membangun komunikasi. Riza bilang, beberapa isu krusial akan dibahas Gerindra dan Demokrat.

"Saya kira yang dibicarakan tentu politik saat ini, ekonomi kita ke depan dan masalah lainnya," kata Riza di Gedung Parlemen, Kamis (27/7).

Ketika disinggung apakah pertemuan ini sebagai sinyal untuk berkoalisi pada pemilu 2019, Riza mengatakan, kesimpulan tersebut masih terlalu awal. Namun ia tak memungkiri Demokrat adalah partai yang potensial untuk diajak berkoalisi.

"Demokrat kan pernah menjadi pemenang pemilu. Tentu Demokrat partai yang sangat harus diperhitungkan. Dan kami Gerindra akan senang apabila bisa sama-sama berkoalisi dengan Demokrat," ucap Riza.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×