Reporter: Harris Hadinata | Editor: Harris Hadinata
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Optimisme konsumen terhadap kondisi penghasilan dalam enam bulan ke depan kembali menguat pada Agustus 2026. Namun, optimisme konsumen masih belum kembali pulih ke level awal tahun.
Ini terlihat dari hasil survei Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) periode Agustus 2026 yang dipublikasikan Bank Indonesia (BI), Rabu (9/9/2026). Hasil survei ini menunjukkan optimisme konsumen terhadap prospek pendapatan masih berada dalam fase pemulihan.
Optimisme konsumen terhadap prospek penghasilan ke depan tercermin dari Indeks Ekspektasi Penghasilan (IEP) yang pada Agustus 2026 mencapai 134,9, naik dari 133,6 pada Juli 2026. BI mencatat seluruh indeks ekspektasi penghasilan masih berada pada level optimistis.
Kendati begitu, jika melihat perjalanannya sepanjang 2026, IEP justru mengalami kecenderungan menurun. Ini menandakan sepanjang tahun ini sejatinya ekspektasi konsumen terhadap penghasilan mereka merosot.
Pada Januari, IEP masih berada di 146,0, kemudian terus hingga mencapai level 133,6 pada Juni dan Juli, sebelum naik menjadi 134,9 pada Agustus. Dengan demikian, meski Agustus mencatat perbaikan bulanan sebesar 1,3 poin, posisi IEP masih 11,1 poin lebih rendah dibandingkan Januari. Bahkan, Agustus merupakan level terendah kedua setelah Juli, sepanjang 2026 berjalan.
Baca Juga: Penjualan Eceran Diramal Turun Pada Oktober 2026 dan Januari 2027, Ini Penyebabnya
Secara tahunan, optimisme terhadap penghasilan juga belum sepenuhnya pulih. IEP Agustus 2026 sebesar 134,9 masih 1,8 poin di bawah Agustus 2025, ketika indeks tercatat 136,7.
Berdasarkan kelompok pengeluaran, seluruh kelompok masih berada pada level optimistis. Optimisme terbesar terhadap penghasilan ke depan datang dari kelompok konsumen dengan pengeluaran paling tinggi.
IEP kelompok pengeluaran di atas Rp 5 juta mencapai 141,7, tertinggi dibandingkan kelompok lainnya. Dari sisi perubahan bulanan, kelompok Rp 3,1 juta-Rp 4 juta mengalami kenaikan IEP terbesar, yakni 2,8 poin. Kelompok di atas Rp 5 juta juga naik 2,1 poin. Sebaliknya, IEP konsumen kelompok pengeluaran Rp 4,1 juta-Rp 5 juta turun 1,7 poin.
Kendati ekspektasi konsumen terhadap penghasilan ke depan membaik, optimisme konsumen terhadap penghasilan saat ini justru turun. Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI) Agustus 2026 turun menjadi 118,0 dari 118,5 pada Juli.
Sepanjang 2026, IPSI sempat mencapai 129,2 pada Maret, lalu turun hampir terus-menerus hingga mencapai 118,0 pada Agustus. Dibandingkan Januari, indeks tersebut telah turun 5,7 poin.
Baca Juga: Penjualan Eceran Agustus Diproyeksi Tumbuh 0,5%, Melambat dari Juli 2026
Meski demikian, secara tahunan persepsi konsumen terhadap penghasilan saat ini masih lebih baik. IPSI Agustus 2026 tercatat sebesar 118,0, naik 1,1 poin dibandingkan Agustus 2025 yang sebesar 116,9.
Bila dilihat berdasarkan kelompok pengeluaran, persepsi penghasilan saat ini tertinggi tetap berada pada kelompok pengeluaran di atas Rp 5 juta, dengan IPSI 125,9. Kelompok pengeluaran Rp 4,1 juta-Rp 5 juta mencatat penurunan bulanan paling dalam, sebesar 4,3 poin, menjadi 120,2. Kelompok Rp1 juta-Rp2 juta juga turun 2,8 poin menjadi 102,6.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













