kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Survei BI Catat Ekspektasi Konsumen pada Ekonomi ke depan Melandai Sejak Awal 2026


Senin, 11 Mei 2026 / 14:45 WIB
Survei BI Catat Ekspektasi Konsumen pada Ekonomi ke depan Melandai Sejak Awal 2026
ILUSTRASI. Survei Konsumen (KONTAN/Cheppy A. Muchlis). Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) April 2026 turun, sinyal pelemahan prospek ekonomi. Pahami dampaknya pada penghasilan dan lapangan kerja Anda.


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) mencatat ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan masih berada di zona optimistis pada April 2026.

Namun, optimisme tersebut terus melandai dengan penurunan terjadi pada seluruh komponen utama, mulai dari penghasilan, lapangan kerja, hingga kegiatan usaha.

Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) pada April 2026 yang berada di level 129,6, lebih rendah dibandingkan Maret 2026 sebesar 130,4. Tren pelemahan juga sudah terjadi sejak awal tahun sebesar 138,8 pada Januari 2026.

Meski demikian, level IEK masih berada di atas 100 yang menandakan konsumen tetap optimistis terhadap kondisi ekonomi ke depan.

Baca Juga: Ekspektasi Konsumen Terhadap Ekonomi Enam Bulan ke Depan Melemah

Berdasarkan hasil Survei Konsumen BI, optimisme konsumen masih ditopang oleh ekspektasi terhadap penghasilan, ketersediaan lapangan kerja, dan kegiatan usaha dalam enam bulan mendatang. 

Namun, seluruh komponen tersebut mulai menunjukkan tren penurunan sejak awal tahun 2026. 

Indeks ekspektasi penghasilan tercatat sebesar 136,9 pada April 2026, turun dibandingkan bulan sebelumnya 137,7.

Ekspektasi ketersediaan lapangan kerja juga menurun menjadi 127,7 dari 128,0, sementara ekspektasi kegiatan usaha turun menjadi 124,1 dari 125,5. 

Jika dibandingkan awal tahun, penurunannya terlihat lebih dalam. Pada Januari 2026, indeks ekspektasi penghasilan masih berada di level 146,6, ekspektasi kegiatan usaha 135,5, dan ekspektasi lapangan kerja 135,1.

Tren tersebut menunjukkan optimisme konsumen masih terjaga, namun mulai kehilangan momentum dalam beberapa bulan terakhir.

Secara spasial, sebagian besar kota mencatat penurunan IEK. Penurunan terdalam terjadi di Bandung, Mataram, dan Banjarmasin.

Sementara itu, beberapa kota mencatat peningkatan optimisme dengan kenaikan tertinggi terjadi di Semarang, Bandar Lampung, dan Surabaya.

Baca Juga: BI Catat Keyakinan Konsumen Turun ke Level 122,9 pada Maret 2026

Berdasarkan kelompok pengeluaran, persepsi terhadap ekspektasi penghasilan enam bulan ke depan meningkat pada kelompok pengeluaran Rp 3,1 juta-Rp 4 juta, Rp 4,1 juta-Rp 5 juta, dan di atas Rp 5 juta.

Masing-masing kelompok mencatat indeks sebesar 134,6, 141,4, dan 141,1. Sementara kelompok pengeluaran lainnya mengalami penurunan indeks.

Dari sisi usia, ekspektasi penghasilan tertinggi tercatat pada kelompok usia 20-30 tahun dengan indeks sebesar 141,0.

Selanjutnya, prakiraan konsumen terhadap ketersediaan lapangan kerja enam bulan mendatang masih berada di zona optimistis pada seluruh tingkat pendidikan, meski mayoritas kelompok mengalami penurunan indeks dibandingkan bulan sebelumnya.

Berdasarkan kelompok usia, ekspektasi ketersediaan lapangan kerja meningkat pada kelompok usia 20-30 tahun dan 51-60 tahun dengan indeks masing-masing sebesar 135,4 dan 129,0.

Baca Juga: Ekspektasi Konsumen Terhadap Kondisi Ekonomi 6 Bulan ke Depan Diramal Meningkat

Di sisi lain, ekspektasi konsumen terhadap perkembangan kegiatan usaha juga tetap kuat pada seluruh kelompok pengeluaran. Indeks tertinggi tercatat pada kelompok pengeluaran Rp 4,1 juta-Rp 5 juta sebesar 129,2.

Sementara berdasarkan kelompok usia, seluruh indeks ekspektasi kegiatan usaha masih berada di zona optimistis, meski sebagian besar kelompok mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×