kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.868.000   -20.000   -0,69%
  • USD/IDR 17.191   33,00   0,19%
  • IDX 7.618   -3,69   -0,05%
  • KOMPAS100 1.052   0,20   0,02%
  • LQ45 758   0,24   0,03%
  • ISSI 276   -0,38   -0,14%
  • IDX30 404   0,78   0,19%
  • IDXHIDIV20 492   3,16   0,65%
  • IDX80 118   0,01   0,01%
  • IDXV30 139   0,86   0,62%
  • IDXQ30 130   0,52   0,40%

Ekonomi Menguat, Simak Proyeksi BI Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025


Rabu, 21 Januari 2026 / 17:27 WIB
Diperbarui Rabu, 21 Januari 2026 / 17:28 WIB
Ekonomi Menguat, Simak Proyeksi BI Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025
ILUSTRASI. Logo Bank Indonesia (BI) di gedung BI, Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional pada Kuartal IV-2025 akan di atas 5%, atau lebih tinggi dibandingkan realisasi Kuartal III-2025 yang tercatat sebesar 5,04%.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Aisa S. Budiman mengatakan, prospek penguatan ekonomi tersebut didukung oleh berbagai indikator ekonomi yang menunjukkan kinerja cukup baik.

"Di kuartal IV proyeksi kami menunjukkan angka-angka yang cukup baik dan akan lebih tinggi daripada kuartal III-2025. Sehingga kami masih melihat di 2025 ini pertumbuhan ekonomi masih berkisar di rentang 4,7% sampai 5,5%,” ujar Aisa dalam konferensi pers, Kamis (21/1/2026).

Baca Juga: OECD Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5% pada 2025-2026, dan 5,1% pada 2027

Aisa menjelaskan, faktor utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi berasal dari sisi permintaan domestik (domestic demand). Penguatan tersebut ditopang oleh berbagai stimulus yang telah dilakukan Bank Indonesia untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Stimulus tersebut mencakup kebijakan di bidang moneter, makroprudensial, serta sistem pembayaran yang dijalankan secara sinergis dengan stimulus dari pemerintah.

“Dengan adanya stimulus yang sudah dilakukan oleh Bank Indonesia dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, baik dari sisi moneter, makroprudensial, maupun sistem pembayaran, dan bersinergi dengan stimulus pemerintah, maka ini akan meningkatkan konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah, dan juga investasi,” jelas Aisa.

Baca Juga: Tumbuh Kuat, Simak Proyeksi BI Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026-2027

Ia menambahkan, khususnya berbagai program priorias pemerintah turut memberikan dorongan signifikan terhadap peningkatan aktivitas ekonomi nasional pada paruh akhir 2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×