kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.772.000   35.000   1,28%
  • USD/IDR 16.957   -16,00   -0,09%
  • IDX 9.010   -124,37   -1,36%
  • KOMPAS100 1.238   -17,33   -1,38%
  • LQ45 871   -12,96   -1,47%
  • ISSI 330   -4,30   -1,29%
  • IDX30 446   -8,42   -1,86%
  • IDXHIDIV20 522   -16,69   -3,10%
  • IDX80 137   -2,04   -1,46%
  • IDXV30 144   -4,36   -2,93%
  • IDXQ30 142   -3,40   -2,34%

Ekonomi Menguat, Simak Proyeksi BI Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025


Rabu, 21 Januari 2026 / 17:27 WIB
Diperbarui Rabu, 21 Januari 2026 / 17:28 WIB
Ekonomi Menguat, Simak Proyeksi BI Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025
ILUSTRASI. Logo Bank Indonesia (BI) di gedung BI, Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional pada Kuartal IV-2025 akan di atas 5%, atau lebih tinggi dibandingkan realisasi Kuartal III-2025 yang tercatat sebesar 5,04%.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Aisa S. Budiman mengatakan, prospek penguatan ekonomi tersebut didukung oleh berbagai indikator ekonomi yang menunjukkan kinerja cukup baik.

"Di kuartal IV proyeksi kami menunjukkan angka-angka yang cukup baik dan akan lebih tinggi daripada kuartal III-2025. Sehingga kami masih melihat di 2025 ini pertumbuhan ekonomi masih berkisar di rentang 4,7% sampai 5,5%,” ujar Aisa dalam konferensi pers, Kamis (21/1/2026).

Baca Juga: OECD Proyeksikan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5% pada 2025-2026, dan 5,1% pada 2027

Aisa menjelaskan, faktor utama yang mendorong pertumbuhan ekonomi berasal dari sisi permintaan domestik (domestic demand). Penguatan tersebut ditopang oleh berbagai stimulus yang telah dilakukan Bank Indonesia untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Stimulus tersebut mencakup kebijakan di bidang moneter, makroprudensial, serta sistem pembayaran yang dijalankan secara sinergis dengan stimulus dari pemerintah.

“Dengan adanya stimulus yang sudah dilakukan oleh Bank Indonesia dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, baik dari sisi moneter, makroprudensial, maupun sistem pembayaran, dan bersinergi dengan stimulus pemerintah, maka ini akan meningkatkan konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah, dan juga investasi,” jelas Aisa.

Baca Juga: Tumbuh Kuat, Simak Proyeksi BI Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026-2027

Ia menambahkan, khususnya berbagai program priorias pemerintah turut memberikan dorongan signifikan terhadap peningkatan aktivitas ekonomi nasional pada paruh akhir 2025.

Selanjutnya: Kejagung Geledah Money Changer Terkait Kasus Dugaan Korupsi Ekspor di Bea Cukai

Menarik Dibaca: Pantau 5 Kripto Top Gainers 24 Jam Terakhir, LayerZero Memimpin

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×