kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.011   21,00   0,12%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Ekonomi Indonesia dinilai tahan terhadap gejolak, JCR kerek rating utang ke BBB+


Sabtu, 01 Februari 2020 / 15:14 WIB
Ekonomi Indonesia dinilai tahan terhadap gejolak, JCR kerek rating utang ke BBB+
ILUSTRASI. Aktivitas bongkar muat di Terminal Petikemas Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (3/1). Ekonomi Indonesia dinilai tahan terhadap gejolak, JCR kerek rating utang ke BBB+.


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

Keempat, basis politik pemerintahannya telah diperkuat karena partai oposisi terbesar telah bergabung dengan koalisi yang berkuasa. Ini semakin memperkuat momentum kebijakan ekonominya.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan, kenaikan peringkat utang dari JCR cerminan meningkatnya keyakinan dunia internasional terhadap ekonomi Indonesia. Ini modal berharga di tengah ketidakpastian perekonomian global.

Kementerian Keuangan juga merespon positif atas kenaikan peringkat utang Indonesia dari JCR.

Baca Juga: Para ekonom yakin lembaga rating selain Fitch akan pertahankan peringkat Indonesia

"Pemerintah Indonesia memanfaatkan penilaian peringkat kredit tersebut untuk mendorong investasi langsung dari luar negeri, serta untuk masuk ke pasar obligasi Jepang," kata Kementerian Keuangan dalam keterangannya, kemarin.

Tahun 2019, Indonesia merilis samurai bond senilai 117 miliar yen. Ini merupakan penerbitan obligasi negara terbesar di Asia.

"Capaian ini mencerminkan peningkatan kepercayaan investor Jepang yang terkenal sangat teliti dan hati-hati dalam menginvestasikan dananya pada surat berharga negara (SBN) Indonesia," tambah Kemkeu.

Baca Juga: Fitch tetap memberikan peringkat investment grade bagi Indonesia, begini tanggapan BI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×