kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Ekonomi Indonesia butuh waktu tumbuh di atas 6%


Rabu, 09 April 2014 / 18:49 WIB
ILUSTRASI. Petugas teller memperlihatkan mata uang rupiah pecahan Rp 100 ribu di salah satu bank di Tangerang Sealtan, Rabu (18/11). /pho KONTAN/Carolus Agus waluyo/18/11/2020.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi menjadi idaman setiap negara. Namun, apabila tidak diikuti dengan kesiapan industri dalam negeri, pertumbuhan yang tinggi bisa menjadi bumerang.

Ekonom Samuel Asset Manajemen Lana Soelistianingsih berpendapat, Indonesia membutuhkan waktu untuk bisa tumbuh di atas 6%. Berdasarkan pengalaman tahun 2011 kemarin, Indonesia berhasil tumbuh 6,5% namun konsekuensinya impor non migas langsung melejit naik. Alhasil, defisit transaksi berjalan besar sekali.

Hal itu terjadi karena Indonesia tidak mempunyai industri bahan baku penolong dan barang modal. Makanya dalam pemerintahan baru mendatang yang harus menjadi fokus adalah pada sisi supply. Bagaimana mendorong investasi barang setengah jadi di dalam begeri.

Untuk membangun industri tersebut membutuhkan waktu. Indonesia harus menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. "Minimum 30 tahun untuk bangun fondasi itu," tutur Lana.

Memang, dalam menekan angka kemiskinan Indonesia harus tumbuh minimum 7% setiap tahunnya. Namun, karena Indonesia belum siap karena tidak mempunyai industri bahan baku dan penolong maka ekonomi yang tinggi akan menciptakan defisit transaksi berjalan yang besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×