kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

Dukung sebagai kapolri, Ical kaget Budi tersangka


Selasa, 13 Januari 2015 / 21:23 WIB
ILUSTRASI. Cara membersihkan perhiasan perak ini bisa Anda lakukan di rumah dengan waktu yang singkat


Sumber: TribunNews.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Ketua Umum Golkar versi Munas Bali‎ Aburizal Bakrie mengaku kaget dengan penetapan calon Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan sebagai tersangka KPK. Sebelumnya, Ical mendukung Budi Gunawan sebagai Kapolri.

"Tentu saya kaget sekali karena dulu tidak pernah jadikan tersangka. Tapi begitu kemudian dicalonkan menjadi Kapolri jadi tersangka. Saya kaget sekali," kata Ical di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (13/1/2015)

Ical mengatakan Golkar belum menentukan sikap terkait dukungan kepada Kapolri. Hal itu tergantung kepada sikap pemerintah. Pasalnya, posisi Kapolri merupakan hak prerogatif presiden. Ical pun belum mengetahui secara pasti kasus yang menjerat Budi Gunawan. "Saya kaget dari dulu enggak tersangka kok sekarang jadi tersangka," ungkapnya.

Sebelumnya,‎ Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan sebagai tersangka kasus rekening gendut. Adapun Budi Gunawan merupakan calon Kapolri yang diajukan oleh Presiden Joko Widodo. Dalam hal itu, ada dua alat bukti yang ditemukan KPK.

"Komjen BG tersangka kasus Tipikor saat menduduki kepala biro kepala pembinaan karir," kata Ketua KPK Abraham Samad dalam jumpa pers di kantor KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (13/1/2015).(Ferdinand Waskita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×