kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.567   14,00   0,08%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Dukung proyek infrastruktur, Kadin usul bentuk Bank Pembangunan Indonesia


Selasa, 19 April 2011 / 17:02 WIB
ILUSTRASI. Keputusan ‘gila’ Warren Buffet belanja saham di tengah pandemi, May 4, 2019. REUTERS/Scott Morgan 


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can


BOGOR. Pelaku usaha meminta pemerintah mendukung pendanaan jangka panjang dengan bunga yang relatif rendah untuk pembangunan infrastruktur. Salah satu konkritnya dengan mempercepat pendirian Bank Pembangunan Indonesia.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulistio mengaku sedang menyiapkan konsep bank tersebut. Rencananya, konsep tersebut akan diserahkan ke pemerintah dalam waktu dekat.

Selain itu, Kadin meminta pemerintah mendorong dan mengarahkan agar investor institusi dalam negeri seperti lembaga-lembaga asuransi, pengelola dana pensiun dan jaminan sosial mendukung pendanaan proyek infrastruktur. Suryo juga mendesak ada alternatif pembiayaan lain seperti surat utang khusus bagi proyek infrastruktur.

"Dunia usaha memerlukan paradigma baru dalam kebijakan perpajakan yang tidak semata-mata tujuannya adalah meningkatkan penerimaan negara namun juga memiliki misi development, khususnya dalam pembangunan infrastruktur," katanya, Selasa (19/4)

Menanggapi usulan itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan Bank Pembangunan Indonesia itu bisa saja direalisasikan. Cuma, dia minta ada studi kelayakan terlebih dahulu. "Studi kelayakan harus bagus, bank ini dedikasi untuk apa?," katanya.

SBY meminta pelaku usaha segera menyampaikan proposalnya terkait pembentukan bank baru. "Saya tidak bisa mengiyakan sekarang, saya sambut, silakan dipikirkan baik. Kalau Kadin punya proposal ajukan, kaji perbankan dengan objektif, kalau baik kami dirikan," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×