kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.900   0,00   0,00%
  • IDX 6.313   -27,21   -0,43%
  • KOMPAS100 833   -6,25   -0,74%
  • LQ45 631   -5,79   -0,91%
  • ISSI 217   -0,76   -0,35%
  • IDX30 355   -2,86   -0,80%
  • IDXHIDIV20 440   -3,34   -0,75%
  • IDX80 95   -0,74   -0,77%
  • IDXV30 118   -0,39   -0,32%
  • IDXQ30 114   -1,00   -0,87%

Duh, Eropa kenakan pajak impor atas biodiesel Indonesia hingga 18%


Senin, 09 Desember 2019 / 21:53 WIB
ILUSTRASI. Orang berjalan di depan markas Komisi Eropa di Brussels, Belgia, 28 Oktober 2019.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BRUSSELS. Uni Eropa, Senin (9/12), memastikan pengenaan tarif impor atas produk biodiesel dari Indonesia, untuk melawan apa yang mereka sebut sebagai subsidi tidak adil

Ini merupakan pukulan terbaru bagi produsen minyak kelapa sawit mentah (CPO) Indonesia, setelah Uni Eropa memutuskan, minyak nabati itu dihapus dari daftar bahan bakar terbarukan.

Uni Eropa menerapkan tarif impor sebesar 8% hingga 18% atas produk biodiesel Indonesia. Angka ini sama dengan tarif sementara yang mereka usulkan pada Agustus lalu.

Baca Juga: Pasca uji coba, pemerintah siap terapkan program biodiesel B30

Komisi Eropa memperkirakan, pasar biodiesel Uni Eropa mencapai 9 miliar euro atau sekitar US$ 10 miliar per tahun, dengan impor dari Indonesia sebesar 400 juta euro.

Menurut Komisi Eropa yang membidangi perdagangan, produsen biodiesel Indonesia menjual dengan harga rendah yang tidak adil untuk pasar dalam negeri mereka.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×