kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

DPR temukan beras miskin terjangkit jamur


Kamis, 10 Maret 2011 / 17:37 WIB
DPR temukan beras miskin terjangkit jamur
ILUSTRASI. Suasana kota Wuhan. REUTERS/Stringer


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Edy Can


JAKARTA. DPR menemukan banyak beras miskin (raskin) yang berjamur. Wakil Ketua Komisi IV DPR Firman Soebagyo mengatakan, raskin tersebut terjangkit jamur aflatoksin yang bisa menyebabkan penyakit hepatitis B dan C.

Karena itu, Firman meminta jangan sampai kebijakan raskin membunuh rakyat. "Jangan sampai kebijakan triliunan ini malah membunuh rakyat. Faktanya, beras-beras berjamur masih ada di sana-sini," katanya saat rapat dengan pendapat dengan Badan Usaha Logistik (Bulog), Kamis (10/3).

Direktur Utama Bulog Sutarto Alimoeso mengakui jamur aflatoksin bisa menyerang beras karena proses di penyimpanan dan di lapangan. Namun, dia mengatakan, Bulog selalu melakukan pengecekan saat pengadaan beras atau jagung.

Menurutnya, beras dan jagung harus memenuhi kadar air sebanyak 14%. "Bagaimanapun kami mencoba mengarah untuk kualitas yang sangat baik," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×