kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

DPR temukan beras miskin terjangkit jamur


Kamis, 10 Maret 2011 / 17:37 WIB
ILUSTRASI. Suasana kota Wuhan. REUTERS/Stringer


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Edy Can


JAKARTA. DPR menemukan banyak beras miskin (raskin) yang berjamur. Wakil Ketua Komisi IV DPR Firman Soebagyo mengatakan, raskin tersebut terjangkit jamur aflatoksin yang bisa menyebabkan penyakit hepatitis B dan C.

Karena itu, Firman meminta jangan sampai kebijakan raskin membunuh rakyat. "Jangan sampai kebijakan triliunan ini malah membunuh rakyat. Faktanya, beras-beras berjamur masih ada di sana-sini," katanya saat rapat dengan pendapat dengan Badan Usaha Logistik (Bulog), Kamis (10/3).

Direktur Utama Bulog Sutarto Alimoeso mengakui jamur aflatoksin bisa menyerang beras karena proses di penyimpanan dan di lapangan. Namun, dia mengatakan, Bulog selalu melakukan pengecekan saat pengadaan beras atau jagung.

Menurutnya, beras dan jagung harus memenuhi kadar air sebanyak 14%. "Bagaimanapun kami mencoba mengarah untuk kualitas yang sangat baik," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×