kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.715   7,00   0,04%
  • IDX 6.496   -30,04   -0,46%
  • KOMPAS100 847   -2,40   -0,28%
  • LQ45 641   -3,76   -0,58%
  • ISSI 228   -0,12   -0,05%
  • IDX30 358   -2,34   -0,65%
  • IDXHIDIV20 434   -2,77   -0,63%
  • IDX80 97   -0,40   -0,41%
  • IDXV30 120   -0,60   -0,50%
  • IDXQ30 113   -0,75   -0,66%

DPR temukan beras miskin terjangkit jamur


Kamis, 10 Maret 2011 / 17:37 WIB
ILUSTRASI. Suasana kota Wuhan. REUTERS/Stringer


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Edy Can


JAKARTA. DPR menemukan banyak beras miskin (raskin) yang berjamur. Wakil Ketua Komisi IV DPR Firman Soebagyo mengatakan, raskin tersebut terjangkit jamur aflatoksin yang bisa menyebabkan penyakit hepatitis B dan C.

Karena itu, Firman meminta jangan sampai kebijakan raskin membunuh rakyat. "Jangan sampai kebijakan triliunan ini malah membunuh rakyat. Faktanya, beras-beras berjamur masih ada di sana-sini," katanya saat rapat dengan pendapat dengan Badan Usaha Logistik (Bulog), Kamis (10/3).

Direktur Utama Bulog Sutarto Alimoeso mengakui jamur aflatoksin bisa menyerang beras karena proses di penyimpanan dan di lapangan. Namun, dia mengatakan, Bulog selalu melakukan pengecekan saat pengadaan beras atau jagung.

Menurutnya, beras dan jagung harus memenuhi kadar air sebanyak 14%. "Bagaimanapun kami mencoba mengarah untuk kualitas yang sangat baik," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×