kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.975   83,00   0,46%
  • IDX 6.042   -59,47   -0,97%
  • KOMPAS100 788   -7,41   -0,93%
  • LQ45 594   -4,11   -0,69%
  • ISSI 210   -2,04   -0,96%
  • IDX30 336   -1,82   -0,54%
  • IDXHIDIV20 411   -1,56   -0,38%
  • IDX80 89   -0,85   -0,94%
  • IDXV30 111   -0,08   -0,07%
  • IDXQ30 108   -0,26   -0,24%

DPR temukan beras miskin terjangkit jamur


Kamis, 10 Maret 2011 / 17:37 WIB
ILUSTRASI. Suasana kota Wuhan. REUTERS/Stringer


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Edy Can


JAKARTA. DPR menemukan banyak beras miskin (raskin) yang berjamur. Wakil Ketua Komisi IV DPR Firman Soebagyo mengatakan, raskin tersebut terjangkit jamur aflatoksin yang bisa menyebabkan penyakit hepatitis B dan C.

Karena itu, Firman meminta jangan sampai kebijakan raskin membunuh rakyat. "Jangan sampai kebijakan triliunan ini malah membunuh rakyat. Faktanya, beras-beras berjamur masih ada di sana-sini," katanya saat rapat dengan pendapat dengan Badan Usaha Logistik (Bulog), Kamis (10/3).

Direktur Utama Bulog Sutarto Alimoeso mengakui jamur aflatoksin bisa menyerang beras karena proses di penyimpanan dan di lapangan. Namun, dia mengatakan, Bulog selalu melakukan pengecekan saat pengadaan beras atau jagung.

Menurutnya, beras dan jagung harus memenuhi kadar air sebanyak 14%. "Bagaimanapun kami mencoba mengarah untuk kualitas yang sangat baik," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×