kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

DPR temukan beras miskin terjangkit jamur


Kamis, 10 Maret 2011 / 17:37 WIB
ILUSTRASI. Suasana kota Wuhan. REUTERS/Stringer


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Edy Can


JAKARTA. DPR menemukan banyak beras miskin (raskin) yang berjamur. Wakil Ketua Komisi IV DPR Firman Soebagyo mengatakan, raskin tersebut terjangkit jamur aflatoksin yang bisa menyebabkan penyakit hepatitis B dan C.

Karena itu, Firman meminta jangan sampai kebijakan raskin membunuh rakyat. "Jangan sampai kebijakan triliunan ini malah membunuh rakyat. Faktanya, beras-beras berjamur masih ada di sana-sini," katanya saat rapat dengan pendapat dengan Badan Usaha Logistik (Bulog), Kamis (10/3).

Direktur Utama Bulog Sutarto Alimoeso mengakui jamur aflatoksin bisa menyerang beras karena proses di penyimpanan dan di lapangan. Namun, dia mengatakan, Bulog selalu melakukan pengecekan saat pengadaan beras atau jagung.

Menurutnya, beras dan jagung harus memenuhi kadar air sebanyak 14%. "Bagaimanapun kami mencoba mengarah untuk kualitas yang sangat baik," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×