kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

DPR tak ingin kenaikan gaji


Jumat, 28 Januari 2011 / 17:10 WIB


Reporter: Mohamad Jumasri | Editor: Edy Can


JAKARTA. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tak ingin kenaikan gaji. Wakil Ketua DPR Anis Matta menilai, gaji anggota parlemen saat ini sudah besar.

Sikap Anis Matta ini berlawanan dengan pemerintah yang ingin menaikkan gaji para pejabatnya. Menurut Anis, seharusnya pemerintah belajar dari dampak inflasi terhadap masyarakat. Sebab, dia bilang inflasi telah menyebabkan semakin banyak warga yang miskin. "Realitasnya masih banyak yang tinggal dibawah garis kemiskinan," kata anggota dari Partai Keadilan Sejahtera ini, Jumat (28/1).

Sebelumnya, pemerintah mengumumkan akan menaikkan gaji pejabatnya termasuk Presiden dan wakil presiden. Rencana ini sempat menuai pro dan kontra karena dianggap gaji pejabat negara saat ini sudah cukup besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×