kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

DPR minta jatah BBM subsidi tahun depan diperbesar


Rabu, 22 September 2010 / 12:53 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kalangan Komisi VII DPR meminta pemerintah menaikkan jatah subsidi bahan bakar minyak (BBM). Sebab, kebutuhan BBM bersubsidi semakin meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan jumlah kendaraan.

Asal tahu saja, sesuai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2011, alokasi subsidi BBM 36,77 juta kilo liter (KL). Jumlah ini hanya tumbuh sekitar 200.000 KL dari total BBM subsidi 2010 sebesar 36,5 juta KL.

Anggota Komisi VII DPR Daryatmo Mardiyanto bilang, peningkatan kuota BBM subsidi itu tidak sebanding dengan kebutuhan di masyarakat menengah ke bawah sebab secara umum jumlah penduduk indonesia tumbuh 1,3% per tahun. Selain itu, jumlah kendaraan motor juga meningkat 6% per tahun. "Saya minta, alokasinya dinaikan menjadi 40 juta KL," kata Wakil rakyat dari PDI Perjuangan itu.

Anggota Komisi VII DPR lainnya, Dewi Aryani Hilman, mendukung usulan itu. Ia juga optimis, pemerintah bisa memenuhi itu. "Sebab, hasil rapat pemerintah dan Badan Anggaran membatasi subsidi BBM hingga 42 juta KL," tambah Dewi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×