kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

DPR dukung ekspor beras premium ke Korea Selatan


Kamis, 04 Agustus 2011 / 15:21 WIB
ILUSTRASI. Karyawati menunjukkan replika logam mulia di Butik Emas Logam Mulia, Jakarta, Senin (12/10/2020). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/hp.

Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Edy Can

JAKARTA. DPR mendukung ekspor beras premium ke Korea Selatan. Wakil Ketua Komisi IV DPR Herman Khaeron beralasan beras premium bukanlah jenis yang dikonsumsi masyarakat Indonesia.

Dia bilang, orang Indonesia biasanya mengkonsumsi beras berkualitas menengah ke bawah. Selain memberikan keuntungan, Herman bilang, penjualan tersebut akan memperkenalkan beras Indonesia di mancanegara.

Herman yakin ekspor beras premium ke Korea Selatan ini tidak akan mengganggu harga beras lokal. “Kalau beras tinggi itu tidak mengganggu. Kecuali yang diekspor beras Rp 6.500 itu bisa kacau,” jelasnya, Kamis (4/8).

Seperti yang kita ketahui, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Hatta Rajasa, telah mengizinkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengekspor beras premium ke Korea Selatan. Beras yang diekspor itu diperkirakan sebanyak 50.000 ton.

Pasalnya, Sulawesi Selatan memang memiliki potensi beras premium sebanyak 200.000 ton. Harga beras premium di Korea Selatan bisa sampai Rp 40,000 - Rp 50,000 per kg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×