kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Neraca Perdagangan Diperkirakan Surplus US$ 770 Juta Pada Agustus 2026


Selasa, 29 September 2026 / 16:27 WIB
Neraca Perdagangan Diperkirakan Surplus US$ 770 Juta Pada Agustus 2026
ILUSTRASI. Kontan - PressRelease.id. Kegiatan Bongkar Muat Peti Kemas di Terminal Petikemas Surabaya. (Dok. Pelindo/Pelindo)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Neraca perdagangan Indonesia diperkirakan kembali mencatat surplus pada Agustus 2026.

Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual memperkirakan surplus neraca dagang mencapai US$ 770 juta pada Agustus 2026, meningkat dibandingkan surplus pada Juli 2026 yang sebesar US$ 122 juta.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Kebijakan Lapas Overcapacity, Pengguna Narkoba Direhabilitasi

David memperkirakan kinerja neraca perdagangan pada Agustus 2026 ditopang oleh penurunan impor yang lebih dalam dibandingkan ekspor. Ekspor diproyeksikan tumbuh 1,18% secara tahunan (year on year/yoy), namun turun 3,76% secara bulanan (month to month/mtm).

Sementara itu, impor diperkirakan masih tumbuh tinggi secara tahunan sebesar 26,71% yoy, tetapi mengalami kontraksi 6,26% yoy.

“Neraca perdagangan Indonesia diperkirakan membaik seiring impor yang turun lebih tajam dibandingkan ekspor," ujar David kepada Kontan, Senin (29/9/2026).

Selain dari sisi volume perdagangan, perbaikan neraca dagang juga dipengaruhi oleh perkembangan harga komoditas. David mencatat harga sejumlah komoditas ekspor Indonesia meningkat lebih tinggi dibandingkan komoditas impor.

Kondisi tersebut terutama didorong oleh kenaikan harga batu bara, crude palm oil (CPO), serta sejumlah komoditas logam. Kenaikan harga komoditas ekspor ini memberikan tambahan dukungan terhadap kinerja neraca perdagangan dari sisi harga.

Baca Juga: Perubahan Demografi Perlu Diimbangi Ketersediaan Lapangan Kerja Memadai

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×