kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 17.886   -25,00   -0,14%
  • IDX 6.147   -46,20   -0,75%
  • KOMPAS100 792   -4,39   -0,55%
  • LQ45 606   -2,44   -0,40%
  • ISSI 215   -2,60   -1,20%
  • IDX30 336   -1,40   -0,42%
  • IDXHIDIV20 430   -1,07   -0,25%
  • IDX80 90   -0,46   -0,51%
  • IDXV30 117   -0,72   -0,61%
  • IDXQ30 110   -0,12   -0,11%

Ditanya penangkapan aktivis, Jokowi bungkam, Pratikno jawab singkat


Jumat, 27 September 2019 / 15:45 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo bersama Menteri Sekretaris Negara Pratikno


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo enggan berkomentar saat ditanya soal langkah kepolisian menangkap aktivis. Ada dua aktivis yang ditangkap polisi semalam, Dandhy Laksono dan Ananda Badudu.

Wartawan bertanya soal penangkapan itu kepada Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (27/9). Awalnya, Presiden bicara mengenai dua mahasiswa Universitas Halu Oleo, Kendari, yang meninggal dunia setelah melakukan aksi unjuk rasa di DPRD Sulawesi Tenggara.

Lalu, Jokowi juga menyampaikan belasungkawa atas korban gempa di Ambon. Kepala Negara juga sempat menjawab pertanyaan wartawan soal kemungkinan mengevaluasi Kapolri.

Baca Juga: Ini cuitan Dandhy, sutradara Sexy Killers yang dipersoalkan polisi

Namun, Jokowi tak menjawab pertanyaan wartawan tentang penangkapan aktivis. Ia langsung berbalik badan dan meminta Menteri Sekretaris Negara Pratikno yang berdiri di belakangnya untuk menjawab pertanyaan wartawan.

Setelah itu, Jokowi langsung meninggalkan wartawan dan masuk ke Istana.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×