kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.006   62,00   0,35%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

Dirampas Ditjen Bea Cukai, onderdil moge Harley Davidson selundupan mungkin dilelang


Kamis, 05 Desember 2019 / 21:49 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah) bersama Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) dan Dirjen Bea Cukai Kemenkeu Heru Pambudi (kiri) menggelar konferensi pers terkait penyelundupan motor Harlery Davidson dan sepeda Brompton menggunakan pesawat baru milik Gar


Reporter: Grace Olivia | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi masih menahan motor gede Harley Davidson yang diselundupkan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Ari Askhara dalam penerbangan pesawat baru Garuda Airbus A330-900. 

Moge bekas dengan nilai pasaran yang diperkirakan berkisar Rp 200 juta hingga Rp 800 juta itu kini berstatus barang yang dirampas oleh Ditjen Bea dan Cukai (DJBC). Hingga proses pemeriksaan kasus tersebut selesai, moge tersebut masih akan ditahan. 

Baca Juga: Garuda geger, ini 5 kasus mencengangkan di maskapai ini

“Nanti bisa dimusnahkan, bisa juga dilelang. Atau bisa juga dihibahkan ke Polri dan TNI. Mereka kan mungkin membutuhkan motor-motor ini untuk keperluan tugas,” ujar Heru usai Konferensi Pers, Kamis (5/12)

Namun, proses pemeriksaan dan investigasi terhadap kasus penyelundupan ini masih berlanjut. Heru juga bilang bahwa masih ada proses administrasi hingga penetapan sanksi perdata maupun pidana yang harus dipastikan terlebih dahulu. Dalam menuntaskan kasus ini, Heru mengatakan Kemenkeu bekerja sama dengan Kementerian BUMN. 

Baca Juga: Terkait kasus onderdil Harley Davidson, Erick Thohir segera tunjuk Plt Dirut Garuda

“Saya kira sinergi dengan kementerian BUMN ini bagus, informasi saling melengkapi dan apa-apa yang kita nggak bisa dapat mungkin bisa kita dapatkan (dengan kerja sama). Mudah-mudahan ini cepat ada kesimpulan,” tutur Heru.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×