kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.768.000   18.000   0,65%
  • USD/IDR 17.758   14,00   0,08%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Didik J Rachbini pastikan program dana desa gagal


Sabtu, 14 Februari 2015 / 11:27 WIB
ILUSTRASI. Manfaat ikan teri untuk kesehatan tubuh.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Anggaran desa sebesar Rp 20 triliun menuai kritik dari sejumlah kalangan. Ekonom Indonesia Didik J Rachbini bahkan memastikan kebijakan dana desa ini berujung gagal.

"Kebijakan ini saya pastikan gagal," ujar Didik J Rachbini dalam diskusi Perspektif Indonesia bersama Smart FM di Gado-gado Boplo Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/2/2015).

Menurut Didik, kegagalan kebijakan itu lantaran pembuatan kebijakan itu tanpa memenuhi kaidah formulasi pembuatan Undang-Undang yang benar.
"Seharusnya kan ada fisibility studies-nya, melakukan pemetaan. Ini formulasinya tidak ada, tiba-tiba dana dari langit turun," kata Didik.

Selain itu, Didik menilai terlalu dini memberikan dana desa dengan nilai rupiah yang besar tanpa membangun sisi Sumber Daya Manusianya. Menurutnya, anggaran itu rawan menimbulkan praktik korupsi. "Tetap ada kemungkinan korupsi akan banyak karena tidak ada fungsi akuntability," ucap Didik. (Imanuel Nicolas Manafe)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×