kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Deviden Bank BUMN Dipangkas untuk Selamatkan CAR


Jumat, 17 April 2009 / 16:39 WIB


Reporter: Hans Henricus |

JAKARTA. Keputusan Pemerintah mengabulkan permintaan sejumlah bank berstatus Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memangkas setoran deviden hingga di bawah 50% demi menyelamatkan capital adequacy ratio (CAR) alias rasio kecukupan modal.

Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil mengatakan Pemerintah menilai perlu menjaga kapasitas modal bank dalam situasi krisis keuangan global saat ini. "Dalam kondisi ekonomi yang tidak pasti ini harus memperkuat rasio kecukupan modal bank," ujarnya di Istana Negara, Jumat (17/4)

Selanjutnya, Pemerintah akan memperhitungkan kemampuan modal bank pelat merah sebelum menarik setoran deviden. "kami lihat nanti sesuai dengan kebutuhan, apalagi bank memerlukan CAR yang bagus," kata Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil di Istana Negara, Jumat (17/4).

Sayang, Sofyan enggan menyebut berapa besar persentase setoran deviden yang akan dipatok pemerintah dan bank pelat merah mana saja yang mendapat jatah setoran di bawah 50%. Sofyan khawatir akan mempengaruhi saha Bank BUMN di lantai bursa. h

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×