kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.482.000   0   0,00%
  • USD/IDR 15.490   -65,00   -0,42%
  • IDX 7.496   -47,74   -0,63%
  • KOMPAS100 1.161   -10,37   -0,89%
  • LQ45 930   -7,66   -0,82%
  • ISSI 225   -1,75   -0,77%
  • IDX30 479   -4,07   -0,84%
  • IDXHIDIV20 576   -4,59   -0,79%
  • IDX80 132   -1,10   -0,82%
  • IDXV30 142   -0,97   -0,68%
  • IDXQ30 160   -1,14   -0,70%

Deviden Bank BUMN Dipangkas untuk Selamatkan CAR


Jumat, 17 April 2009 / 16:39 WIB
Deviden Bank BUMN Dipangkas untuk Selamatkan CAR


Reporter: Hans Henricus |

JAKARTA. Keputusan Pemerintah mengabulkan permintaan sejumlah bank berstatus Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memangkas setoran deviden hingga di bawah 50% demi menyelamatkan capital adequacy ratio (CAR) alias rasio kecukupan modal.

Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil mengatakan Pemerintah menilai perlu menjaga kapasitas modal bank dalam situasi krisis keuangan global saat ini. "Dalam kondisi ekonomi yang tidak pasti ini harus memperkuat rasio kecukupan modal bank," ujarnya di Istana Negara, Jumat (17/4)

Selanjutnya, Pemerintah akan memperhitungkan kemampuan modal bank pelat merah sebelum menarik setoran deviden. "kami lihat nanti sesuai dengan kebutuhan, apalagi bank memerlukan CAR yang bagus," kata Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil di Istana Negara, Jumat (17/4).

Sayang, Sofyan enggan menyebut berapa besar persentase setoran deviden yang akan dipatok pemerintah dan bank pelat merah mana saja yang mendapat jatah setoran di bawah 50%. Sofyan khawatir akan mempengaruhi saha Bank BUMN di lantai bursa. h

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×