kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.972   43,00   0,25%
  • IDX 7.101   -63,09   -0,88%
  • KOMPAS100 978   -11,00   -1,11%
  • LQ45 721   -10,33   -1,41%
  • ISSI 250   -1,95   -0,77%
  • IDX30 393   -5,76   -1,45%
  • IDXHIDIV20 491   -7,10   -1,42%
  • IDX80 110   -1,28   -1,14%
  • IDXV30 134   -2,01   -1,47%
  • IDXQ30 128   -1,52   -1,17%

Demokrat: Presiden SBY berhak lakukan somasi


Rabu, 29 Januari 2014 / 20:51 WIB
Demokrat: Presiden SBY berhak lakukan somasi
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU Yos Sudarso, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (3/9/2022). Kenaikan Harga BBM Bisa Membuat Keyakinan Konsumen Kembali Turun.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hasan menilai, adanya upaya sekelompok orang melaporkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Komnas HAM tidaklah bisa diterima.

Pasalnya, sebagai warga negara, SBY dinilai memiliki hak untuk melakukan somasi kepada pihak-pihak yang dinilai merugikan dirinya. "Presiden itu kan warga negara juga, yang punya hak melakukan somasi untuk mereka yang melakukan fitnah terhadapnya. Sama dengan Anda-Anda semua, kalau difitnah orang, masa tidak disomasi. Sama kan haknya," ujar Syarief, Rabu (29/1).

Syarief menipis bila dikatakan SBY anti kritik. Ia bilang, SBY siap menerima kritik, tetapi akan menolak bila difitnah karena tidak berdasarkan fakta yang berlaku. Apalagi bila fitnah itu dilakukan secara berkelanjutan atau berulang-ulang.

Politisi Senior Partai Demokrat itu juga menjawab pernyataan kuasa hukum Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli, yang mengatakan, hanya SBY yang menjadi presiden yang mensomasi warganya.

Jawaban Syarief akan pertanyaan itu adalah, karena hanya SBY juga presiden yang difitnah di dunia. Syarief bilang, SBY hanya menggunakan haknya untuk membela dirinya, bila dirongrong dengan fitnah. Karena itu, SBY siap proses itu berlanjut ke Komnas Ham dan tidak akan mempermasalahkannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×