kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Demo di Sudirman Ricuh Saat Pembubaran, Massa dan Polisi Sempat Saling Dorong


Jumat, 12 Juni 2026 / 22:24 WIB
Demo di Sudirman Ricuh Saat Pembubaran, Massa dan Polisi Sempat Saling Dorong
ILUSTRASI. Unjuk rasa mahasiswa dan elemen masyarakat di Jakarta (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)


Reporter: kompas.com | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Aksi demonstrasi di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, kembali diwarnai kericuhan sesaat sebelum massa membubarkan diri pada Jumat (12/6/2026) malam.

Insiden terjadi sekitar pukul 20.00 WIB ketika aparat kepolisian mulai meminta peserta aksi mengakhiri demonstrasi dan membuka kembali akses jalan bagi masyarakat.

Situasi awalnya berlangsung kondusif. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Hutagalung mendatangi barikade untuk berdialog langsung dengan massa. 

Ia mengapresiasi peserta aksi yang tetap bertahan hingga malam hari dalam menyampaikan aspirasi, sekaligus mengingatkan agar penyampaian pendapat dilakukan tanpa tindakan yang dapat merugikan kepentingan publik.

Baca Juga: Hindari Jebakan Macet Hari Buruh! 220.000 Massa Padati Monas Hari Ini (1/5)

Reynold menegaskan kepolisian menjamin kebebasan masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Namun, menurutnya, ruas Jalan Sudirman dan MH Thamrin juga perlu segera dibuka kembali agar dapat digunakan masyarakat. 

Ia turut menyinggung pelaksanaan Jakarta International Marathon (Jakim) yang dijadwalkan berlangsung di kawasan Bundaran HI pada Sabtu pagi.

"Kami hormat kepada saudara-saudara sekalian. Mari memperjuangkan aspirasi dengan tidak mencederai aspirasi itu sendiri," ujar Reynold di hadapan massa.

Permintaan pembubaran tersebut memicu respons dari peserta aksi.

Sejumlah demonstran mempertanyakan langkah kepolisian yang sejak sore melakukan blokade jalan dan membatasi pergerakan massa. Perdebatan antara massa dan aparat pun terjadi di depan barikade.

Ketegangan meningkat ketika sebagian peserta aksi menolak membubarkan diri dan menuntut agar akses jalan dibuka.

Suasana yang semula berupa adu argumen berubah memanas setelah beberapa botol air minum dilempar dari arah belakang massa dan mengenai barisan polisi.

Aksi pelemparan itu memicu keributan singkat berupa saling dorong antara demonstran dan aparat. Namun, bentrokan tidak berlangsung lama karena perwakilan kepolisian segera mundur ke belakang barikade. 

Baca Juga: Fenomena Polri: Dibenci Tapi Diminati, Ini Kata Wamenko Kumham Otto, Cek Gaji Polisi

Di sisi lain, massa yang berada di bagian depan berupaya menenangkan peserta aksi lain agar tidak melakukan provokasi.

Upaya meredakan situasi dilakukan dengan mengajak peserta aksi bernyanyi bersama dan menyerukan agar tidak terpancing tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.

"Hati-hati provokasi," seru massa secara bersamaan.

Setelah kondisi kembali terkendali, dialog antara perwakilan massa dan pihak kepolisian dilanjutkan. Tak lama kemudian, barikade besi diturunkan dan aparat mulai mendorong massa secara bertahap untuk mundur dari lokasi aksi.

Proses pembubaran berlangsung perlahan hingga sebagian besar peserta meninggalkan kawasan Jalan Jenderal Sudirman. Hingga sekitar pukul 21.40 WIB masih terdapat sejumlah massa yang bertahan di sekitar lokasi, namun situasi secara umum telah kondusif.

Baca Juga: Bertentangan MK, Kapolri Buat Aturan Polisi Aktif Bisa Menjabat di 17 Instansi

Seiring berakhirnya aksi, arus lalu lintas di koridor Sudirman-Thamrin mulai berangsur normal. Polisi juga mulai mengarahkan kendaraan dari arah Semanggi untuk kembali melintas menuju Bundaran HI setelah akses jalan yang sebelumnya ditutup secara bertahap dibuka kembali.

Sumber: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/06/12/22025301/momen-polisi-minta-massa-demo-bubar-berujung-ricuh-di-dukuh-atas-jakpus?page=all#page2.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×