Reporter: Leni Wandira | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Danantara Indonesia memutuskan untuk menerbitkan obligasi internasional perdana senilai US$ 1,5 miliar. Angka ini lebih tinggi dari rencana semula US$ 1 miliar.
Tingginya minat investor tercermin dari nilai pemesanan (orderbook) yang mencapai sekitar US$ 4,6 miliar atau lebih dari tiga kali lipat nilai penerbitan. Investor yang berpartisipasi berasal dari berbagai kawasan, mulai dari Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika hingga Asia.
Hasil yang lebih tinggi memberi cerminan baru yang lebih positif di tengah ketidakpastian ekonomi global dan tingginya imbal hasil surat utang Amerika Serikat.
Baca Juga: DJP Buka Suara, Influencer Memang Tak Berhak Tarif Pajak 0,5%
Besarnya permintaan tersebut mendorong Danantara menurunkan tingkat imbal hasil (yield) dari indikasi awal yang ditawarkan kepada investor. Untuk obligasi tenor lima tahun, yield ditetapkan sebesar 5,35% dari indikasi awal 5,7%. Sementara obligasi tenor 10 tahun ditetapkan sebesar 5,95% dari indikasi awal 6,3%.
Manajemen Danantara Indonesia menyatakan keberhasilan penerbitan obligasi internasional perdana tersebut menunjukkan kepercayaan investor global terhadap fundamental, tata kelola, dan prospek jangka panjang lembaga investasi tersebut.
Menurut manajemen, minat yang kuat dari investor institusi global juga mencerminkan keyakinan pasar terhadap kerangka institusional Danantara Indonesia sebagai pengelola investasi negara.
"Antusiasme investor global yang tercermin dari nilai orderbook lebih dari tiga kali nilai penerbitan menunjukkan kepercayaan yang kuat terhadap Danantara Indonesia," tulis manajemen dalam keterangan resmi, Jumat (12/6/2026).
Danantara menilai keberhasilan transaksi ini menjadi pencapaian penting mengingat penerbitan dilakukan di tengah tantangan ekonomi global, ketidakpastian geopolitik, serta kondisi pasar obligasi internasional yang masih berfluktuasi.
Dana hasil penerbitan obligasi tersebut akan digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan investasi Danantara Indonesia. Perseroan berharap pendanaan dari pasar internasional dapat memperkuat kapasitas investasi dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional.
Baca Juga: Pakar Soroti Tata Kelola MBG, Usul Program Dihentikan Sementara
Manajemen juga menilai keberhasilan penerbitan obligasi global ini dapat menjadi sinyal positif bagi investor domestik maupun internasional terhadap prospek Danantara ke depan.
"Kepercayaan yang diberikan pasar internasional ini diharapkan dapat memperkuat keyakinan investor domestik dan masyarakat luas terhadap kekuatan kerangka institusional Danantara Indonesia," ujar manajemen.
Keberhasilan penerbitan obligasi ini sekaligus menambah sumber pendanaan jangka panjang Danantara di tengah upaya memperluas portofolio investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui berbagai proyek strategis nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













