kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Demi tax amnesty, Komisi XI ingin tunda reses


Rabu, 27 April 2016 / 16:51 WIB


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), khususnya Komisi XI tidak mau dituding menghambat pembahasan RUU Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty. Oleh karenanya, dalam seminggu ini mereka terus mengelar rapat dengar pendapat (RDP) secara marathon untuk pembahasan RUU Tax Amnesty.

Sejumlah pihak mulai dari kalangan pengusaha, pengamat pajak, Bank Indonesia dan sejumlah otoritas lembaga keungan dipanggil dan dimintai pendapat. Bukan hanya itu, Komisi XI juga mengaku sedang mempertimbangkan untuk menggeser masa reses mereka.

Ketua Komisi XI Ahmadi Noor Supit mengaku, seharusnya masa sidang akan berakhir tanggal 29 April ini, untuk kemudian dilanjutkan dengan reses sekitar tiga minggu. Namun, karena untuk mengakomodir kepentingan pemerintah yang ingin cepat-cepat memiliki UU tax amnesty, pihaknya sedang mempertimbangkan untuk tidak reses.

"kita sedang mempertimbangkan masalah administrasinya," kata Ahmadi, Rabu (27/4). Masalah administrasi yang dimaksud Ahmadi antara lain, jangan sampai ada tumpang tindih anggaran. Oleh karenanya, hal ini yang tengah dikonsultasikan komisi XI.

Seperti diketahui, pemerintah berharap beleid ini bisa segera disetujui akhir Mei mendatang. Alasannya, karena supaya bisa efektif mengejar target penerimaan pajak dari pembayaran uang tebusan pemohon tax amnesty.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×