kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.979   87,00   0,49%
  • IDX 5.951   -150,14   -2,46%
  • KOMPAS100 774   -22,02   -2,77%
  • LQ45 584   -14,08   -2,35%
  • ISSI 206   -5,45   -2,57%
  • IDX30 331   -7,41   -2,19%
  • IDXHIDIV20 404   -8,15   -1,97%
  • IDX80 88   -2,47   -2,73%
  • IDXV30 109   -1,84   -1,66%
  • IDXQ30 106   -2,16   -2,00%

Defisit anggaran diprediksi melebar jadi 2,5%


Senin, 05 Juni 2017 / 17:09 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun ini berpotensi melebar dari yang ditargetkan sebesar 2,41% dari produk domestik bruto (PDB).

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, defisit anggaran tahun ini bisa melebar hingga 2,7% dari PDB. Namun lanjut dia, hasilnya nanti belum tentu mencapai level itu. Sebab, Sri Mulyani bilang realisasi belanja kementerian atau lembaga (K/L) tahun ini hanya akan mencapai 95%.

"Sebab kemampuan penyerapan anggaran kementerian dan lembaga tidak akan 100%. K/L memiliki apa yang disebut ketidakmampuan penyerapan K/L secara alamiah sekitar 5%," kata Sri Mulyani di kantornya, Senin (5/6).

Oleh karena itu, ia memperkirakan defisit anggaran akhir tahun akan berada d kisaran 2,5% dari PDB. Angka itu sedikit lebih lebar dari target tahun ini.

Meski demikian, Sri Mulyani masih enggan menyebut apakah proyeksi tersebut akan dijadikan target defisit anggaran dalam APBN Perubahan tahun ini. "Nanti kalau sudah saya sampaikan, dua pakan mendatang," kata Sri Mulyani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×