kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Defisit anggaran diprediksi melebar jadi 2,5%


Senin, 05 Juni 2017 / 17:09 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Defisit anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun ini berpotensi melebar dari yang ditargetkan sebesar 2,41% dari produk domestik bruto (PDB).

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, defisit anggaran tahun ini bisa melebar hingga 2,7% dari PDB. Namun lanjut dia, hasilnya nanti belum tentu mencapai level itu. Sebab, Sri Mulyani bilang realisasi belanja kementerian atau lembaga (K/L) tahun ini hanya akan mencapai 95%.

"Sebab kemampuan penyerapan anggaran kementerian dan lembaga tidak akan 100%. K/L memiliki apa yang disebut ketidakmampuan penyerapan K/L secara alamiah sekitar 5%," kata Sri Mulyani di kantornya, Senin (5/6).

Oleh karena itu, ia memperkirakan defisit anggaran akhir tahun akan berada d kisaran 2,5% dari PDB. Angka itu sedikit lebih lebar dari target tahun ini.

Meski demikian, Sri Mulyani masih enggan menyebut apakah proyeksi tersebut akan dijadikan target defisit anggaran dalam APBN Perubahan tahun ini. "Nanti kalau sudah saya sampaikan, dua pakan mendatang," kata Sri Mulyani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×