kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.791
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS614.076 0,00%

Darmin: Negosiasi IA-CEPA masih alot

Selasa, 13 Maret 2018 / 20:22 WIB

Darmin: Negosiasi IA-CEPA masih alot
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Darmin Nasution



Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mengaku perundingan terkait kerja sama kemitraan komprehensif antara Indonesia dan Australia (Indonesia-Australia Comprehensive Economy Partnership Agreement/IA-CEPA) masih belum ada titik temu.

"Masih belum tapi ya memang kita masih berjalan (negosiasinya), seharusnya penyelesaiannya sudah tidak akan lama lagi," ungkap Kementerian Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, di Istana Negara, Selasa (13/3).


Hal tersebut juga diakui oleh Kementerian Perindustrian Airlangga Hartaro. Ia menyampaikan, masih ada beberapa isu yang masih perlu diselesaikan antara Indonesia dan Australia. "Indonesia memprioritaskan take and give dengan Australia terutama dari rate tarif kuota," jelas dia.

Pasalnya, Australia memiliki permintaan yang cukup besar, sehingga pihak pemerintah perlu melihat dari sisi ekspornya agar terjadi tread and balance antara ekspor dan impor. Namun sayangnya, Airlangga tidak merinci apa saja permintaan negara Kanguru itu.

Tapi ia memastikan, di IA-CEPA ini Indonesia melihat peluang ekspornya. "Tentu kita melihat dari sisi ekspornya apakah bisa mendorong yang penting agar tread balance antara ekspor dan impor di tanah air," tutupnya.

Terlepas soal IA-CEPA, Kementerian Perhubungan Budi Karya menyampaikan hubungan Aussie-Indonesia di bidang perhubungan dan perdagangan terjalin cukup baik dan berimbang. Bahkan, kedua negara itu bersepakat untuk menambah penerbangan.

"Saat ini penerbangan yang dilakukan Indonesia-Australia sebanyak 81, dan Australia-Indonesia 91. Keduanya bersepakat akan menambah agar saling memberikan keuntungan masing-masing," jelas Budi.

Bahkan, lanjutnya selain dari sisi penumpang pihaknya juga akan menambah kargo. "Secara khusus, kami menginisiasi pengumpulan barang-barang di NTT salah satunya ikan-ikan jenis konsumsi untuk diekspor ke sana," tutupnya.

Sekadar tahu saja, menurut Darmin terkait IA-CEPA ini pasti akan disinggung dalam kunjungan Presiden Joko Widodo ke Australia pada 17-18 Maret nanti dalam ASEAN-Austrilia Special Summit.


Reporter: Sinar Putri S.Utami
Editor: Yudho Winarto

KERJASAMA PERDAGANGAN

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0498 || diagnostic_web = 0.3053

Close [X]
×