kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Core sebut alokasi dana penanganan Covid-19 masih belum cukup, ini alasannya


Rabu, 03 Juni 2020 / 20:38 WIB
ILUSTRASI. Peneliti melakukan formulasi Rapid Test CePAD Antigen di Pusat Riset Bioteknologi Molekular dan Bioinformatika Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (21/5/2020). Universitas Padjadjaran bekerja sama dengan Tekad Mandiri Citra dan Pakar Biome


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Tendi Mahadi

Meski demikian, efek samping dari gencarnya restrukturisasi kredit ini adalah berkurangnya likuiditas perbankan. Maka dari itu, upaya pemerintah menempatkan dana di bank-bank jangkar diperkirakan tidak akan banyak membantu likuiditas perbankan.

"Menurut hitungan CORE Indonesia, apabila perbankan melakukan restrukturisasi kredit terhadap 25% dari total kredit yang disalurkan, maka perbankan akan mengalami penurunan likuiditas sekitar Rp 631 triliun. Alokasi anggaran bantuan pemerintah berupa penempatan dana di perbankan terlalu kecil bila dibandingkan penurunan likuiditas yang dialami perbankan," ungkap tim Core.

Baca Juga: Terdampak corona, pemerintah diminta perbaiki kebijakan sektor pertanian

Jika diakumulasikan dengan tambahan anggaran di atas, maka Core Indonesia memprediksi belanja negara di tahun ini akan meningkat menjadi Rp 3.479 triliun. Penerimaan negara sampai dengan akhir tahun diperkirakan hanya akan mencapai Rp 1.691 triliun, dengan demikian maka defisit anggaran akan mencapai Rp 1.821 triliun.

"Apabila jumlah ini ditambah dengan pembiayaan investasi sebesar Rp 178 triliun dan utang jatuh tempo pada tahun 2020 yang diperkirakan akan mencapai Rp 426 triliun, maka total pembiayaan utang bruto di tahun ini akan mencapai Rp 2.426 triliun," papar tim Core.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×