kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

China investasi Rp 4.500 T untuk energi terbarukan


Selasa, 01 Oktober 2013 / 15:22 WIB
China investasi Rp 4.500 T untuk energi terbarukan
ILUSTRASI. Pada 2024, penggunaan kartu e-toll tak lagi dibutuhkan.


Reporter: Hendra Gunawan | Editor: Hendra Gunawan

BALI. Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Herman Darnel Ibrahim mengungkapkan tantangan mengembangkan energi terbarukan adalah menurunkan ongkos produksi. Darnel melihat negara China berniat mengembangkan energi terbarukan sampai mengeluarkan US$ 4.500 miliar untuk mencari cara menurunkan ongkos produksi.

"Pemerintah China menyediakan US$ 450 miliar (Rp 4.500 triliun) untuk pengembangan energi alternatif," ujar Darnel, dalam acara konferensi APEC energi bersih, terbarukan, dan berkelanjutan, di Hotel Ayodia, Selasa (1/10).

Darnel menyebutkan negara yang mengembangkan energi terbarukan lainnya adalah Australia. Negara di bawah selatan dunia itu berinvestasi Rp 1,5 triliun untuk penelitian energi terbarukan. "Jadi riset seperti Australia mengeluarkan US$ 1,5 miliar untuk pengembangan renewable," ungkap Darnel.

Agar energi terbarukan bisa digunakan oleh semua negara, Darnel mengatakan butuh upaya keras mencari sumber energi terbarukan dan memproduksi dengan biaya murah. "Tantangannya adalah membawa harga itu turun. Dunia bekerja untuk itu," papar Darnel. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×