kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

China investasi Rp 4.500 T untuk energi terbarukan


Selasa, 01 Oktober 2013 / 15:22 WIB
ILUSTRASI. Pada 2024, penggunaan kartu e-toll tak lagi dibutuhkan.


Reporter: Hendra Gunawan | Editor: Hendra Gunawan

BALI. Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Herman Darnel Ibrahim mengungkapkan tantangan mengembangkan energi terbarukan adalah menurunkan ongkos produksi. Darnel melihat negara China berniat mengembangkan energi terbarukan sampai mengeluarkan US$ 4.500 miliar untuk mencari cara menurunkan ongkos produksi.

"Pemerintah China menyediakan US$ 450 miliar (Rp 4.500 triliun) untuk pengembangan energi alternatif," ujar Darnel, dalam acara konferensi APEC energi bersih, terbarukan, dan berkelanjutan, di Hotel Ayodia, Selasa (1/10).

Darnel menyebutkan negara yang mengembangkan energi terbarukan lainnya adalah Australia. Negara di bawah selatan dunia itu berinvestasi Rp 1,5 triliun untuk penelitian energi terbarukan. "Jadi riset seperti Australia mengeluarkan US$ 1,5 miliar untuk pengembangan renewable," ungkap Darnel.

Agar energi terbarukan bisa digunakan oleh semua negara, Darnel mengatakan butuh upaya keras mencari sumber energi terbarukan dan memproduksi dengan biaya murah. "Tantangannya adalah membawa harga itu turun. Dunia bekerja untuk itu," papar Darnel. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×