kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.975   83,00   0,46%
  • IDX 6.035   -66,02   -1,08%
  • KOMPAS100 788   -7,51   -0,94%
  • LQ45 594   -4,00   -0,67%
  • ISSI 210   -2,14   -1,01%
  • IDX30 336   -2,03   -0,60%
  • IDXHIDIV20 411   -1,29   -0,31%
  • IDX80 89   -0,87   -0,97%
  • IDXV30 111   0,12   0,10%
  • IDXQ30 107   -0,27   -0,25%

Cari Alat Bukti, KPK Geledah Gedung Depkes & Rekanan


Rabu, 25 Februari 2009 / 09:34 WIB


Sumber: KONTAN | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi alias KPK kemarin menggeledah gedung Departemen Kesehatan (Depkes) yang terletak di kawasan Kuningan, Jakarta. Langkah ini merupakan upaya untuk melisik dugaan korupsi proyek pengadaan alat rontgen portabel yang merugikan negara hingga Rp 4,8 miliar.

Juru Bicara KPK Johan Budi SP mengatakan, pihaknya mengirim satu tim yang terdiri dari 14 penyidik guna menyisir lantai delapan gedung Depkes. Sasaran utama tim ini adalah ruangan Biro Perencanaan dan Anggaran di departemen yang dipimpin Siti Fadilah Supari tersebut. "Penggeledahan untuk melengkapi alat bukti," katanya di Jakarta.

Tim penyidik KPK juga menggeledah ruang Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran Sekretariat Jenderal Depkes Mardiono. Pejabat yang sudah ditetapkan menjadi tersangka ini dianggap paling bertanggung jawab lantaran merupakan pimpinan proyek pengadaan alat rontgen portabel yang dilaksanakan pada 2007 lalu.

Selain itu, penyidik KPK juga menggeledah kantor PT Bhineka Usada Raya yang menjadi rekanan Depkes dalam proyek senilai Rp 15,7 miliar itu. Sampai berita ini ditulis penyisiran masih berlangsung. Sayang, Johan enggan mengungkapkan secara detail alat bukti apa saja yang didapat sewaktu menggeledah gedung Depkes selama dua jam tersebut. Ia juga tak menyebut hasil penyisiran kantor Bhineka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×