kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Cara Sri Mulyani kroscek WP di transfer Stanchart


Jumat, 20 Oktober 2017 / 18:16 WIB
Cara Sri Mulyani kroscek WP di transfer Stanchart


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan bekerja sama dengan otoritas internasional dalam mengungkap aliran dana US$ 1,4 miliar atau Rp 18,9 triliun milik 81 nasabah Indonesia yang terlibat dalam transfer dana jumbo ke Singapura melalui Standard Chartered.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dirinya telah juga menyampaikan hal tersebut dalam pertemuan negara-negara G20 di Washington DC, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan tersebut, ada satu sesi yang membahas masalah global tax.

 "Kami tentu akan melakukan kerja sama (dengan G20) di dalam melakukan verifikasi data tersebut dan melihat apakah mereka sudah masuk di dalam dana penerimaan tax amnesty maupun penerimaan pajak," katanya di Auditorium PTIK, Jakarta, Jumat (20/10).

Seperti diketahui, dari 81 nasabah Indonesia yang terlibat dalam transfer dana jumbo ke Singapura melalui Standard Chartered, 62 nasabah di antaranya telah mengikuti tax amnesty, sementara 19 lainnya masih dilakukan pengecekan.

Sri Mulyani melanjutkan, pada sesi itu, dirinya diminta untuk menyampaikan langkah intervensi pertama yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam menelusuri aliran dana ini.

"Di situ saya menyampaikan dengan adanya AEoI dan common reporting standard, kita dapat informasi mengenai aliran dari perubahan account dari para penduduk Indonesia atau warga negara Indonesia yang memiliki account di negara Guernsey untuk pindah ke otoritas yuridiksi yang lain," jelas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×