kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Buruh demo, toko dan pusat belanja di Depok tutup


Kamis, 31 Oktober 2013 / 11:35 WIB
ILUSTRASI. Karyawan berjalan di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Sejumlah toko dan pusat perbelanjaan di sepanjang Jalan Raya Margonda, Depok, tutup menyusul aksi mogok nasional buruh, Kamis (31/10/2013).

Pantauan Tribunnews.com, beberapa pusat perbelanjaan tampak tutup dan sepi, pekerja terlihat hanya berdiri di pinggir jalan bersiap bergabung dalam aksi di depan PT Sanyo, Jalan Raya Bogor KM 35.

Sementara itu, ribuan buruh telah berkumpul di Jalan Raya Bogor untuk menggelar aksi dalam rangka mogok nasional 31 Oktober 2013 dan 1 November 2013.

Jumlah mereka masih terus bertambah, kelompok-kelompok buruh masih terus berdatangan ke lokasi pusat aksi.

Suwarno, Koordinator Serikat Pekerja Kimia Energi dan Pertambangan Depok, mengatakan aksi tersebut akan dilakukan sampai dengan pukul 1 siang nanti. "Aksi sampai dengan pukul 1 siang," ujarnya, Kamis (31/10/2013).

Sebelumnya, sempat terjadi aksi sweeping ke pusat perbelanjaan dan pabrik-pabrik di sekitar Kota Depok. Para peserta aksi memantau pusat pertokoan dan pabrik-pabrik untuk memastikan aksi mogok nasional berjalan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×