kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

BPS: Perilaku anti korupsi meningkat pada tahun 2020


Senin, 15 Juni 2020 / 12:49 WIB
ILUSTRASI. Warga menandatangani petisi saat berpartisipasi dalam aksi simpatik anti korupsi di area Car Free Day, Bundaran HI, Jakarta, Minggu (22/5/2016). Aksi yang digelar oleh Mahasiswa Universitas Indonesia tersebut mengajak masyarakat untuk menjauhkan diri dari


Penulis: Venny Suryanto | Editor: Noverius Laoli

Sementara dari sisi indeks persepsi terjadi penurunan yang mencemaskan baik pada level keluarga, komunitas maupun publik baik di perkotaan maupun perdesaan.

“Indeks Prilaku anti korupsi di perkotaan lebih tinggi dibandingkan masyarakat perdesaan,” Tambahnya.

Baca Juga: Korupsi dan Impotensi Sistem

Sementara, bila melihat pada karateristik usia, BPS mencatat bahwa masyarakat pada usia kurang dari 40 tahun cenderung lebih anti korupsi sebesar 3,85 di tahun 2020.

“Biasanya di bawah 40 tahun sangat idealis dan IPAKnya lebih tinggi dibandingkan umur lainnya,” Tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×